SAMARINDA - Belasan warga Perumahan New Mahakam Grande yang terletak di Jalan Nursyiwan Ismail, Kecamatan Sungai Kunjang, menggeruduk kantor Balaikota Samarinda, Senin (12/8).
Air bersih menjadi pokok tuntutan mereka. Sebab, di permukaan kulit para warga di sana kini mulai mengalami gatal-gatal dan membekas.
Jenis penyakit kulit yang melanda warga tersebut beragam. Mulai dari benjolan seperti bisul hingga permukaan kulit terkelupas.
Wahyudi, warga Perumahan New Mahakam Grande menuturkan, kolam air sudah ada sejak 2018 silam.
Dulunya kolam air tersebut tidak dihuni tanaman-tanaman yang mengapung permukaan air. Namun lama kelamaan, tanaman tersebut tumbuh dan berkembang.
“Jadi makin lama main banyak karena tidak ada pembersihan. Enggak jernih juga, permukaan air sekarang mulai tertutup tumbuhan,” ucapnya seusai Demo.
Dia menambahkan, air tersebut dipergunakan untuk mandi dan mencuci baju. Sementara untuk konsumsi, mereka membeli air bersih di tempat lain.
Nah, sambung dia, di daerah kolam tersebut terdapat sebuah mesin-alat penyedot air menuju ke penampungan yang kemudian, disalurkan ke rumah-rumah warga di kompleks tersebut.
“Airnya itu ada getahnya, aromanya pun tidak sedap yang kemudian menyebabkan gatal-gatal. Warga di sini sudah merasakan gatal dan muncul bisul,” pungkasnya. (kpg/jnr)
Editor : Azwar Halim