Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Disdamkar Bontang Masih Kekurangan Personel, Rencana Pembangunan Dua Pos Damkar Ditunda 

Azwar Halim • Selasa, 27 Februari 2024 | 08:35 WIB

 

ADIEL KUNDHARA/KP KENDALA: Keberadaan pos damkar di Berbas Pantai dan Guntung memang diperlukan. Namun, sementara belum bisa dibangun karena keterbatasan personel lapangan.
ADIEL KUNDHARA/KP KENDALA: Keberadaan pos damkar di Berbas Pantai dan Guntung memang diperlukan. Namun, sementara belum bisa dibangun karena keterbatasan personel lapangan.

BONTANG – Rencana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) untuk membuka pos Berbas Pantai dan Guntung diprediksi molor. Pos yang bertujuan mempercepat penanganan kebakaran ini tidak bisa dilaksanakan tahun ini sesuai rencana.

Kepala Disdamkartan Amiluddin mengatakan, penyebabnya ialah OPD ini kekurangan sumber daya manusia (SDM) atau personel. Alhasil jika didirikan tahun ini bakal mubazir. 

“Jumlah petugas saat ini sangat terbatas. Tersebar dalam beberapa pos yang ada,” kata Amiluddin.

Disdamkartan memiliki lima pos saat ini. Meliputi Mako Damkar di Bontang Kuala, pos Berebas Tengah, pos Loktuan, pos Bontang Barat, dan Bontang Lestari. Adapun jumlah petugas mencapai 270 orang. Tiap pos dibagi empat regu. Masing-masing regu berkekuatan tujuh orang. 

“Jadi ada empat sif dalam sehari. Tiga sif masuk dan satu libur,” ucapnya.

Jumlah ini masih sebatas pemadam kebakaran. Belum termasuk penanganan rescue, seperti penangkapan ular dan tawon. Akan tetapi, armada yang dimiliki sudah cukup, mengingat beberapa waktu lalu Disdamkartan melakukan pengadaan kendaraan.

“Kalau mobil pemadam jumlahnya cukup. Termasuk mobil rescue juga sudah ada,” tutur dia.

Tahun lalu ada penambahan lima kendaraan. Berupa 3 mobil suplai air, 1 mobil rescue, dan 1 kendaraan pikap. Sehubungan dengan SDM, Disdamkartan mengaku kesulitan melakukan penambahan. Pasalnya, ada ketentuan untuk tidak menambah petugas saat ini. Ia pun tidak mengetahui larangan itu hingga kapan.

“Apalagi ini ada larangan penambahan petugas. Jadi belum tahu sampai kapan pos baru itu didirikan,” sebutnya.

Berkenaan dengan infrastruktur pos pun tidak dianggarkan di APBD tahun ini. Pada dasarnya infrastruktur itu persoalan mudah. Pemkot bisa melakukan sewa bangunan sederhana. Terpenting ada lahan parkir untuk armada disiagakan.

Diketahui, rencana penambahan pos jaga damkar di Guntung digaungkan akhir tahun lalu. Lokasi yang menjadi incaran ialah kompleks Rusunawa Guntung. Adapun pos di Berbas Pantai diwacakan berdiri di sekitar kawasan mangrove. (ak/ind/k16/jnr)

 

 

Editor : Azwar Halim
#bontang #kaltim