K9 Polda Kaltara Lacak Jejak hingga Deteksi Bahan Peledak

Fijai RT • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 20:49 WIB
LATIHAN K9 : Personel Unit K9 Ditsamapta Polda Kaltara mengarahkan anjing pelacak saat latihan peningkatan kemampuan di Halaman Barak Dalmas, Tanjung Selor, Kamis (8/10).
LATIHAN K9 : Personel Unit K9 Ditsamapta Polda Kaltara mengarahkan anjing pelacak saat latihan peningkatan kemampuan di Halaman Barak Dalmas, Tanjung Selor, Kamis (8/10).

TANJUNG SELOR – Ditsamapta Polda Kaltara terus memperkuat kesiapsiagaan Unit K9 untuk mendukung pelaksanaan tugas kepolisian. Upaya tersebut dilakukan melalui latihan peningkatan kemampuan (lakatpuan) unit K9 di Halaman Barak Dalmas Ditsamapta Polda Kaltara, Kamis (8/10).

Dirsamapta Polda Kaltara, Kombes Pol Andreas Deddy Wijaya mengatakan, latihan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga sekaligus meningkatkan kemampuan K9 dan pawang agar selalu siap digunakan dalam berbagai situasi. “Latihan ini kita laksanakan secara rutin dan berkelanjutan untuk menjaga serta meningkatkan kemampuan unit K9, baik dalam pelacakan umum maupun deteksi bahan peledak,” kata Andreas kepada Radar Kaltara, Kamis (8/10).

Dalam latihan itu, K9 Jappi memperagakan kemampuan pelacakan umum dengan mengikuti jejak atau bau yang telah ditentukan. Dengan arahan pawang, K9 Jappi menyusuri area latihan hingga menemukan titik yang menjadi sasaran pelacakan. “Tidak hanya K9, kemampuan pawang juga terus kita tingkatkan agar mampu mengendalikan dan mengoptimalkan kemampuan K9 dalam setiap pelaksanaan tugas,” ungkapnya.

Kemampuan lain diperagakan K9 Api melalui latihan deteksi bahan peledak. K9 tersebut melakukan pencarian secara sistematis pada area maupun objek yang telah ditentukan untuk menemukan indikasi bahan peledak. “Kemampuan unit K9 sangat dibutuhkan untuk mendukung tugas kepolisian, terutama dalam kegiatan pencarian, pelacakan hingga deteksi terhadap potensi ancaman,” jelas Andreas.

Menurut Andreas, latihan tidak hanya berfokus pada kemampuan anjing pelacak, tetapi juga keterampilan pawang dalam memberikan arahan, mengendalikan pergerakan serta membaca respons K9 selama bertugas. “Pawang harus mampu mengendalikan dan membaca respons K9 sehingga kemampuan yang dimiliki dapat dioptimalkan dalam setiap pelaksanaan tugas,” katanya.

Ia menegaskan, kesiapsiagaan menjadi salah satu aspek utama yang harus dijaga unit K9 Ditsamapta Polda Kaltara. Kondisi tersebut penting agar personel bersama K9 dapat merespons kebutuhan tugas secara cepat ketika sewaktu-waktu diperlukan. “Yang paling utama adalah kesiapsiagaan. Kita ingin unit K9 Ditsamapta Polda Kaltara selalu dalam kondisi siap, terlatih dan profesional ketika sewaktu-waktu dibutuhkan untuk mendukung tugas kepolisian dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tegasnya.

Melalui latihan yang dilaksanakan secara terarah dan berkelanjutan, Ditsamapta Polda Kaltara berkomitmen mempertahankan profesionalitas dan kemampuan unit K9 dalam mendukung berbagai tugas kepolisian di wilayah Kaltara. “Polisi bersama masyarakat, hadir dengan kesiapan dan kemampuan untuk memberikan perlindungan serta rasa aman bagi masyarakat,” pungkasnya. (jai)

 

Editor : Azward Halim
Ditsamapta Polda Kaltara k9 polda kaltara