TANJUNG SELOR - Kabut asap terpantau kembali mengepung wilayah Tanjung Selor Ibu Kota Kalimantan Utara (Kaltara) sejak Senin (5/10) pagi. Dikonfirmasi terkait hal itu, Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Kaltara, Nur Laila mengatakan bahwa kabut asap yang terjadi kali ini bukan bersumber dari titik api yang terdeteksi di wilayah Kaltara.
"Berdasarkan pantauan titik spot pada Sipongi saat ini tidak ada titik api yang mengindikasikan adanya kebakaran hutan dan lahan di sekitar Tanjung Selor maupun wilayah Kaltara," ujar Nur Laila.
Kondisi kabut asap yang terjadi kali ini diduga merupakan kiriman dari wilayah luar provinsi ke-34 Indonesia ini. Dugaan ini diperkuat dengan tidak ditemukannya sumber kebakaran yang signifikan di wilayah Kaltara.
Kendati demikian, Nur Laila menyebutkan bahwa sejauh ini pihaknya dari Dishut Kaltara secara aktif terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi di lapangan.
"Termasuk kami juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan sumber dan arah pergerakan asap yang kembali terpantau di Kaltara," tuturnya.
Terhadap kondisi yang ada, masyarakat diimbau untuk tetap tenang, namun tetap waspada terhadap potensi penurunan kualitas udara.
Jika kondisi kabut asap semakin pekat, masyarakat disarankan untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker sebagai langkah perlindungan diri dari ancaman penyakit, seperti Inspeksi Saluran Pernapasan Akut atau ISPA. (iwk)
Editor : Azward Halim