Lestarikan Budaya, Wagub Ingkong Dorong Sumpit Kaltara Tembus Pentas Global 

Iwan RT • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 13:52 WIB
BUDAYA: Wagub Kaltara, Ingkong Ala melihat busur sumpit yang menancap pada papan target. FOTO: IWAN K/RADAR TARAKAN
BUDAYA: Wagub Kaltara, Ingkong Ala melihat busur sumpit yang menancap pada papan target. FOTO: IWAN K/RADAR TARAKAN

TANJUNG SELOR - Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala memberikan atensi terhadap pelestarian budaya yang ditinggalkan para leluhur kepada generasi penerus. 

Salah satunya budaya tradisional berupa sumpit. Tak hanya dilestarikan, Wagub Ingkong juga mendorong agar sumpit Kaltara ini bisa menembus pentas di tingkat nasional hingga global. 

Hal itu disampaikan Wagub Ingkong saat membuka Lomba Menyumpit Open se-Kaltara dan Berau dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Desa Tengkapak di Balai Adat Desa Tengkapak, Sabtu (3/10).

Apresiasi disampaikan Wagub Ingkong atas kolaborasi penyelenggara dan para pegiat sumpit yang terus menjaga warisan budaya agar tetap dikenal dan dilestarikan oleh generasi muda.

"Di era modern, kita transformasikan sumpit tidak hanya menjadi lomba tradisional dan prestasi, tapi juga menjadi alat pemersatu untuk memperkenalkan kekayaan budaya Kalimantan Utara kepada Indonesia, bahkan kepada dunia," ujar Wagub Ingkong.

Pria yang juga ketua Umum Dewan Adat Dayak (DAD) Kaltara ini menyoroti antusiasme pegiat sumpit dari berbagai daerah dalam kegiatan ini, mulai dari lima kabupaten/kota yang ada di Kaltara hingga dari Berau, Kalimantan Timur (Kaltim). 

Menurutnya, keterlibatan peserta lintas wilayah menunjukkan bahwa kebudayaan dapat menjadi ruang pertemuan masyarakat sekaligus mempererat silaturahmi antar generasi.

"Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara terus mendukung kegiatan yang mendorong pelestarian nilai-nilai luhur kebudayaan," tegas Politisi Partai Hanura ini. 

Pelestarian budaya tersebut diharapkan dapat berjalan seiring dengan penguatan semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat di provinsi ke-34 Indonesia ini. 

Kepada seluruh peserta lomba, Wagub Ingkong menitip pesan untuk menjunjung tinggi sportivitas dan kejujuran selama proses perlombaan berlangsung. 

"Kepada panitia dan dewan juri, tolong pertandingan dilaksanakan secara adil, profesional dan transparan," imbuhnya. 

Harapannya, olahraga tradisional sumpit dapat terus berkembang sebagai bagian dari budaya masyarakat Kaltara sekaligus menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan memperkenalkan kekayaan budaya daerah. (iwk)

Editor : Azward Halim
kaltara