Gubernur Zainal: APBD Kaltara Mencerminkan Potensi hingga Peta Pembangunan

Iwan RT • Dipublikasikan Sabtu, 3 Oktober 2026 | 03:37 WIB
Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang. FOTO: IWAN K/RADAR TARAKAN
Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang. FOTO: IWAN K/RADAR TARAKAN

TANJUNG SELOR - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal Arifin Paliwang menyoroti berbagai potensi yang dimiliki hingga peta pembangunan Kaltara. Hal ini yang kemudian dikemas dan dirumuskan masuk dalam perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltara Tahun 2026.

"Perubahan APBD tahun 2026 bukan semata-mata dokumen fiskal, melainkan instrumen pembangunan yang menjadi landasan bagi upaya memperkuat daya tahan daerah dalam menghadapi berbagai tantangan serta memanfaatkan peluang pembangunan yang tersedia," ujar Gubernur Zainal, Jumat (3/10).

Dalam bidang ekonomi, Kaltara harus mampu menjaga momentum pertumbuhan yang berkualitas, inklusif dan berkelanjutan.

Berbagai potensi unggulan daerah perlu terus dikembangkan melalui peningkatan nilai tambah sektor-sektor produktif, penguatan usaha mikro, kecil dan menengah, peningkatan investasi yang produktif, serta penciptaan lapangan kerja yang lebih luas dan berkelanjutan. "Di sisi lain, pembangunan sumber daya manusia (SDM) harus tetap ditempatkan sebagai prioritas utama," tuturnya.

Dalam hal ini, kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, kompetensi tenaga kerja, serta pembangunan generasi muda yang unggul akan menjadi faktor penentu keberhasilan daerah dalam menghadapi dinamika pembangunan yang saat ini sudah semakin kompleks.

"Kita juga menyadari bahwa tantangan perubahan iklim dan meningkatnya risiko bencana memerlukan perhatian yang semakin serius," katanya.

Oleh karena itu, penguatan mitigasi bencana, peningkatan kesiapsiagaan masyarakat, pembangunan infrastruktur yang tangguh dan pelestarian lingkungan hidup harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses pembangunan.

Sebagai beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di wilayah utara Pulau Kalimantan, provinsi ke-34 Indonesia ini memiliki posisi strategis dalam memperkuat pembangunan kawasan perbatasan.

Lewat peningkatan konektivitas, penguatan pelayanan dasar, serta pengembangan aktivitas ekonomi masyarakat, kawasan perbatasan diharapkan mampu tumbuh sebagai pusat pertumbuhan baru yang memberikan kontribusi nyata terhadap kemajuan daerah.

"Dengan semangat kebersamaan dan tanggung jawab yang sama, kita optimistis Kalimantan Utara akan semakin maju, sejahtera, tangguh dan berdaya saing," pungkasnya. (iwk)

Editor : Azward Halim
kaltara