TANJUNG SELOR - Pembangunan gedung sekolah menengah atas (SMA) unggul garuda di Kalimantan Utara (Kaltara) hingga kini masih terus berprogres.
Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara, Denny Harianto mengatakan bahwa berdasarkan informasi yang diterima olehnya, SMA unggul garuda di Kaltara ini sudah mulai beroperasi pada Januari 2027. “Insyaallah (SMA unggul garuda) kita di Januari 2027 sudah siap untuk dilaksanakan launching,” ujar Sekprov kepada Radar Tarakan saat dikonfirmasi, Jumat (25/9).
Kendati demikian, ia mengaku belum menerima informasi terbaru mengenai update progress pembangunan fisik dari fasilitas pendidikan bertaraf internasional tersebut.
“Yang jelas janjinya itu selesai tahun ini. Karena kan sekarang anak-anak kita (yang lulus masuk SMA unggul garuda tahun ajaran 2026-2027) masih dipusatkan di Konawe. Nanti di Janari setelah ini selesai dibangun, mereka akan dikembalikan ke sini,” kata Sekprov.
Ia menyebutkan bahwa untuk tugas dari pemerintah daerah terhadap dukungan pembangunan SMA unggul garuda ini sudah selesai, yakni menyiapkan lahan dan membangun jalan masuk ke lokasi bangunan sekolah tersebut. “Ke depannya itu sudah ditangani semua dari Kementerian,” sebutnya.
CERMINAN KOMPETISI DIMULAI DARI AWAL
Pada penerimaan peserta didik baru untuk masuk di SMA unggul garuda tahun ajaran 2026-2027 lalu, prosesnya dilakukan dengan sangat ketat. Terlihat dari hasil akhirnya, yang mana sekitar 200-an anak Kaltara yang mendaftar untuk mengikuti seleksi masuk SMA unggul garuda, hanya 12 orang yang dinyatakan lolos.
Sekprov mengatakan, dengan proses yang ketat untuk bisa masuk SMA unggul garuda ini dapat dipandang dari sisi positif, bahwa inilah cerminan dari kompetisi yang mana prosesnya sudah dimulai dari awal masuk.
Sekprov menyebutkan, awalnya itu rencananya dibuka empat kelas untuk SMA unggul garuda di Kaltara. Tapi dengan berbagai pertimbangan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek), sehingga jadinya dua kelas dulu. “Makanya kuotanya itu 80 orang dulu. Kan setiap kelas itu 40 orang. Ini seleksinya menang ketat, by sistem semuanya,” ungkapnya.
Kendati demikian, Sekprov mengatakan bahwa kehadiran SMA Unggul Garuda baru di Kaltara ini merupakan sejarah baru bagi Kaltara.
Karena, dari seluruh provinsi yang ada di Indonesia, Kaltara terpilih atau masuk dalam empat provinsi yang membangun SMA unggul garuda baru dengan lokasi di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan.
TERAPKAN SISTEM BOARDING SCHOOL
SMA Unggul Garuda di Kaltara ini sudah memulai pembelajaran perdananya. Aktivitas pendidikan bertaraf internasional ini menggunakan sistem boarding school.
Konsep sekolah berasrama (boarding school) yang diterapkan ini diproyeksikan akan menghadirkan aktivitas ekonomi baru, karena setiap tahun akan ada kunjungan orang tua siswa, salah satunya saat masa penerimaan peserta didik baru.
Ini merupakan bagian dampak positif dari kehadiran SMA Unggul Garuda selain untuk meningkatkan kualitas pendidikan bagi sumber daya manusia (SDM) Tanah Air, khususnya putra dan putri di provinsi ke-34 Indonesia ini. “Saya sudah sampaikan langsung, untuk tenaga kerja seperti petugas kebersihan, sekuriti hingga layanan laundry, semuanya harus memberdayakan masyarakat lokal,” kata Sekprov.
Langkah ini dilakukan agar masyarakat Kaltara dapat ikut merasakan manfaat dari kehadiran SMA Unggul Garuda ini, khususnya dari sisi ekonomi.
Bahkan, Pemprov Kaltara berencana akan melibatkan badan usaha milik daerah (BUMD) dan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk bisa ikut menangkap peluang ekonomi yang muncul dari SMA Unggul Garuda ini.
“Ini merupakan peluang bisnis yang sangat baik dan akan memberikan dampak ekonomi nyata bagi Kalimantan Utara. Ini akan didiskusikan lebih lanjut, intinya kehadiran SMA Unggul Garuda di Kaltara ini harus membawa manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (iwk)
Editor : Azward Halim