Tangani Listrik di Kaltara, Pusat ‘Suntik’ Anggaran Rp 471 Miliar

Iwan RT • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 05:27 WIB
Kepala Dinas ESDM Kaltara, Ferdy Manurun Tanduklangi. FOTO: IWAN K/RADAR TARAKAN
Kepala Dinas ESDM Kaltara, Ferdy Manurun Tanduklangi. FOTO: IWAN K/RADAR TARAKAN

TANJUNG SELOR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berhasil mendapat ‘suntikan’ anggaran sekitar Rp 471 miliar dari pusat untuk penanganan listrik di Kaltara.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas ESDM Kaltara, Ferdy Manurun Tanduklangi kepada Radar Tarakan saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu. Ferdy menyebutkan, Rp 471 miliar itu merupakan ‘suntikan’ dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 untuk pengerjaan tiga kegiatan.

“Pertama itu pembangunan listrik komunal 16 unit dengan nilai anggaran sekitar Rp250 miliar, kemudian pembangunan jaringan 62 titik sekitar Rp200 miliar, serta sisanya untuk pemasangan listrik 3600 di sejumlah wilayah di Kaltara,” ujar Ferdy.

Ferdy mengaku yakin lebih setengah dari 60 desa yang belum berlistrik di provinsi ke-34 Indonesia ini akan tuntas tertangani setelah pekerjaan yang dengan anggaran Rp471 miliar itu selesai.

“Target kita itu tiga tahun Kaltara terang (100 persen). Tapi, ini terus kita kejar penanganannya, kalau bisa dua tahun sudah tuntas,” ujar Ferdy.

Adapun sistem pengerjaan tiga jenis kegiatan yang diusulkan Dinas ESDM Kaltara dengan total anggaran Rp471 miliar itu akan langsung ditangani oleh pusat.

“Ini program pusat yang turun ke Kaltara. Jadi mereka yang kerjakan, kita hanya menyiapkan data yang dibutuhkan mereka, seperti jumlah desa yang belum berlistrik, jumlah penduduk dan lain sebagainya,” kata Ferdy.

Untuk diketahui, berdasarkan data Dinas ESDM Kaltara, tercatat ada 60 desa di Kaltara yang hingga kini masih belum berlistrik. Sejumlah desa yang belum berlistrik tersebut dihuni oleh sekitar 7.954 kepala keluarga. (iwk)

Editor : Azward Halim
kaltara