Gubernur Zainal Dorong Jaringan Kereta Api di Kaltara Groundbreaking 2027

Iwan RT • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 05:19 WIB
Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang. FOTO: RADAR TARAKAN
Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang. FOTO: RADAR TARAKAN

TANJUNG SELOR – Rencana pembangunan jaringan kereta api di Kalimantan Utara (Kaltara) terus digenjot. Berdasarkan rencana yang ada, moda transportasi darat ini digadang-gadang akan melayani angkutan logistik di wilayah Kaltara.

Terbaru, Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang kembali menggelar pertemuan tindak lanjut melalui Focus Group Discussion (FGD) dengan investor yang tertarik untuk membangun jaringan kereta api di Kaltara tersebut, yakni PT. Indonesia Transit Synergy (INTRA).

“Harapannya tahun depan sudah bisa groundbreaking (untuk pembangunan jaringan kereta api di Kaltara),” ujar Gubernur Zainal. 

Menurutnya, keberadaan kereta api tersebut diyakini bisa mendukung sistem logistik terpadu di provinsi ke-34 Indonesia ini. Karena, direncanakan akan menghubungkan kawasan produksi seperti batubara, perkebunan dengan kawasan industri hingga pelabuhan.

Orang nomor satu di Kaltara ini menilai, kereta api bisa menjadi angkutan yang lebih ekonomis untuk membawa komoditas dalam jumlah besar. Lewat sistem transportasi jenis ini, biaya transportasi perusahaan dimungkinkan juga bisa ditekan.

“Kalau batu bara dan kelapa sawit bisa diangkut menggunakan kereta api, biaya angkut bisa lebih efisien dan beban jalan raya juga berkurang,” tuturnya.

Ia memandang pembangunan jaringan kereta api harus ditempatkan sebagai bagian dari sistem konektivitas yang mendukung aktivitas ekonomi Kaltara. Makanya fasilitas ini diharapkan dapat menghubungkan kawasan produksi dengan pusat industri dan pelabuhan.

Menurutnya, dengan potensi sumber daya alam, kawasan industri, serta peluang hilirisasi yang dimiliki, Kaltara membutuhkan sistem transportasi yang mampu mengikuti peningkatan aktivitas produksi, termasuk kereta api.

Oleh karena itu, Gubernur Zainal berharap rencana pembangunan kereta api di Kaltara tidak berhenti sampai di pembahasan saja, tapi dapat segera masuk pada tahapan yang lebih konkret. Pertemuan ini harus menghasilkan komitmen yang bisa ditindaklanjuti. 

“Kita ingin pembangunan ini benar-benar memberikan manfaat bagi daerah dan dunia usaha. Makanya kita minta dukungan perusahaan sebagai calon pengguna jasa kereta api ini,” sebutnya.

Kendati demikian, rencana pembangunan proyek tersebut harus didukung dengan kajian dan kerja sama yang matang. Harapannya pihak inisiator dapat membangun komunikasi secara intensif dan terbuka dengan pelaku usaha yang berpotensi menjadi pengguna jasa maupun operator.

“Kita ingin membangun infrastruktur yang menjawab kebutuhan ekonomi daerah, tapi tetap menjaga lingkungan untuk generasi berikutnya. Kita siap membantu memfasilitasi komunikasi antara investor, pelaku usaha dan pemangku kepentingan sesuai kewenangan daerah,” pungkasnya. (iwk)

Editor : Azward Halim
kaltara