TANJUNG SELOR – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menyiapkan tambahan pasokan Pertalite untuk memperkuat pelayanan BBM kepada masyarakat di Pulau Sebatik, Nunukan. Langkah itu dilakukan menyusul peningkatan konsumsi yang membuat stok di sejumlah lembaga penyalur terserap lebih cepat.
Saat ini, kebutuhan BBM masyarakat Sebatik dilayani enam lembaga penyalur dan tiga Pertashop. Fasilitas tersebut melayani konsumen kendaraan maupun pengguna BBM berdasarkan surat rekomendasi. “Kami terus melakukan koordinasi dengan seluruh lembaga penyalur, Fuel Terminal Tarakan, dan pihak transportir untuk mempercepat pengiriman tambahan pasokan,” kata Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Edi Mangun kepada Radar Kaltara, Senin (21/9).
Tambahan pasokan saat ini dalam proses pengiriman menuju Sebatik menggunakan kapal SPOB Cahaya Nunukan Mandiri. Pengiriman tersebut terdiri atas 120 kiloliter Pertalite, 20 kiloliter Biosolar, dan 20 kiloliter Pertamax yang diupayakan tiba pada Rabu (23/9). “Setelah tiba, pasokan akan segera disalurkan untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat,”ungkapnya.
Penguatan pasokan juga dilanjutkan melalui pengiriman berikutnya yang dijadwalkan dimuat pada Rabu (23/9). Sebanyak 90 kiloliter Pertalite dan 60 kiloliter Pertamax akan dikirim untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. “Pasokan berikutnya diperkirakan tiba di Sebatik pada Kamis (24/9),” jelas Edi.
Selain menambah pasokan, Pertamina telah memetakan kebutuhan BBM bagi konsumen pengguna surat rekomendasi. Data kebutuhan tersebut kemudian disampaikan kepada BPH Migas sebagai bahan koordinasi pemenuhan kebutuhan masyarakat. “Langkah ini dilakukan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat sekaligus memastikan penyaluran BBM bersubsidi berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran,” katanya.
Pertamina juga terus mengoptimalkan penyaluran BBM dengan memperkuat koordinasi bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait. Upaya tersebut dilakukan agar pelayanan berjalan lancar sekaligus menjaga ketentuan penyaluran BBM bersubsidi. “Koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait terus diperkuat untuk memastikan pelayanan berjalan lancar,” tuturnya.
Di sisi lain, Pertamina memonitor stok, penyaluran, serta pola konsumsi di seluruh SPBU Sebatik. Masyarakat juga diimbau membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berulang agar distribusi dapat berlangsung lebih merata. “Kami terus memonitor stok, penyaluran, dan pola konsumsi di seluruh SPBU Sebatik. Masyarakat kami imbau membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berulang agar penyaluran dapat berlangsung lebih merata,” pungkasnya. (jai)
Editor : Azward Halim