TANJUNG SELOR – Sebanyak 13 lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) angkatan XXXIII tahun 2026 secara resmi disampaikan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI untuk penempatan di Kalimantan Utara (Kaltara).
Penyampaian lulusan IPDN tahun 2026 ini dimaksud untuk dapat diproses lanjut pengangkatannya sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Untuk di Kaltara, penempatannya tersebar di pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.
Berdasarkan data yang diterima Radar Tarakan, dari 13 lulusan IPDN tahun 2026 itu, 4 orang ditempatkan di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara, 2 orang di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan, 1 orang di Pemkab Malinau, 3 orang di Pemkab Nunukan, 2 orang di Pemkab Tana Tidung dan 1 orang di Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan.
Selain 13 orang tersebut, ada juga satu lulusan Kaltara yang penempatannya di Kemendagri RI. Artinya, total lulusan IPDN tahun 2026 dari Kaltara sebanyak 14 orang dengan beberapa program studi yang berbeda, di antaranya kebijakan publik, keuangan publik, politik Indonesia terapan, hingga teknologi rekayasa informasi pemerintahan.
Dikonfirmasi setelah penyerahan lulusan IPDN tahun 2026 itu, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara, Denny Harianto mengatakan, karena lulusan IPDN ini masih berstatus CPNS, maka mereka masih harus mempersiapkan diri untuk menjadi PNS penuh.
“Jadi persyaratan dan lain sebagainya, peraturan mainnya itu harus diikuti. Karena dunia pendidikan dan dunia birokrasi yang sebenarnya sudah berbeda,” ujar Sekprov.
Oleh karena itu, perlu adanya penyesuaian terhadap perubahan-perubahan dan lain sebagainya. Dalam hal ini, lulusan IPDN tersebut harus membekali diri dengan melakukan update dan memberi nilai diri karena perubahan saat ini sudah luar biasa.
“Seperti di lingkungan ASN (aparatur sipil negara), peraturan-peraturan juga sudah mulai berubah. Oleh karena itu, mereka harus segera menyesuaikan diri,” imbuhnya.
Ia berharap, para lulusan IPDN ini dapat menjadi bagian dari penerus generasi Kaltara emas yang akan melanjutkan estafet pembangunan serta kepemimpinan di provinsi ke-34 Indonesia ini pada tahun-tahun mendatang. (iwk)
Editor : Azward Halim