TANJUNG SELOR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) membidik investor asal Jawa Timur (Jatim) untuk mengembangkan Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) Tanah Kuning-Mangkupadi di Kabupaten Bulungan.
Upaya menarik investasi tersebut menjadi salah satu fokus yang disampaikan Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang dalam Forum Temu Bisnis Misi Dagang dan Investasi antara Pemprov Kaltara dan Pemprov Jatim di Tarakan, Selasa (8/9).
Dalam forum tersebut, Zainal mengajak para pelaku usaha Jatim untuk melihat peluang investasi yang tersedia di kawasan industri tersebut. Menurutnya, Kaltara memiliki potensi energi hijau yang dapat menjadi modal penting bagi pengembangan industri berkelanjutan.
"Potensi energi hijau di Kaltara ini dapat dipadukan dengan kekuatan Jawa Timur yang selama ini dikenal memiliki basis industri manufaktur yang lebih berkembang," ujar Zainal.
Ia berharap kolaborasi kedua daerah dapat membentuk rantai pasok sekaligus memperkuat ekosistem industri. Menurutnya, kerja sama tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi Kaltara dan Jatim, tetapi juga berpotensi memperkuat perekonomian nasional.
Tidak sebatas transaksi perdagangan, Zainal juga berharap kemitraan dengan Jatim berkembang menjadi kolaborasi investasi yang mampu mendorong hilirisasi sumber daya serta pertumbuhan industri berbasis energi hijau di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.
Kegiatan tersebut merupakan kelanjutan dari kerja sama serupa yang sebelumnya digelar di Tarakan pada Maret 2023. Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, kerja sama antardaerah ini dinilai penting untuk menjaga ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Zainal turut menyoroti pentingnya efisiensi biaya logistik melalui optimalisasi muatan arus balik tol laut rute Surabaya-Tarakan.
Menurutnya, kapal yang membawa kebutuhan dari Jawa diharapkan dapat kembali mengangkut komoditas unggulan Kaltara untuk dipasarkan di Pulau Jawa. Langkah tersebut diharapkan dapat memperlancar distribusi barang sekaligus menekan biaya logistik antara kedua wilayah.
Dalam forum tersebut, sejumlah peluang investasi di Kaltara turut ditawarkan kepada investor dan pelaku usaha Jatim. Peluang itu mencakup sektor perikanan, perkebunan, pertambangan, energi, industri, hingga hilirisasi. (iwk)
Editor : Azward Halim