Luasan Karhutla di Kaltara Meroket, Empat Hari Nambah 2.400 Hektare

Iwan RT • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 14:33 WIB
BENCANA: Petugas dari Dishut Kaltara saat melakukan proses pemadaman karhutla. FOTO: DISHUT KALTARA
BENCANA: Petugas dari Dishut Kaltara saat melakukan proses pemadaman karhutla. FOTO: DISHUT KALTARA

TANJUNG SELOR - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kalimantan Utara (Kaltara) hingga kini masih menjadi perhatian serius. Berdasarkan informasi dari Dinas Kehutanan (Dishut) Kaltara, luasan karhutla di awal September 2026 ini meroket. Data sementara menunjukkan hanya dalam empat hari, luasan yang terbakar nambah sekitar 2.400 hektare. 

Kepala Dishut Kaltara, Nur Laila mengatakan, tambahan luasan karhutla itu terjadi di wilayah Mangkupadi, Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan. "Itu kebakaran di KIPI dan perusahaan Lensamur. Hasil inventarisasi pasca kebakaran, 1.700 hektare di KIPI dan 700 hektare di Lensamur," ujar Nur Laila kepada Radar Tarakan, Ahad (6/9). 

Total sekitar 2.400 hektare ini merupakan luasan baru ditambah lagi dengan yang di Mangkupadi kurang lebih 5 hektare.  "Dalam empat hari saja bisa melalap begitu luas. Itu hasil inven luasan baru," kata Nur Laila. 

Ia mengatakan, jika diakumulasikan luasan karhutla sejak 1 Agustus - 4 September 2026, totalnya mencapai 2.639,99 hektare dengan rincian 737,49 hektare hutan produksi, 2,50 hektare hutan lindung dan 1.900 hektare Areal Penggunaan Lain (APL). 

"Paling luas itu di Bulungan, ini masih ada tambahan titik baru yang terbakar. Saat ini masih ada titik api yang belum padam," tuturnya. 

Saat ini, lanjut Lur Laila, personel dari Dishut Kaltara juga masih melakukan pemadaman di lapangan. Bahkan, Jumat (4/9) kemarin Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang juga turun langsung ikut melakukan proses pemadaman di Selimau, Tanjung Selor. 

"Di daerah Mangkupadi, anggota kami sampai dini hari masih dilokasi melakukan proses pemadaman. Ini terus saya pantau, bahkan laporan mereka pukul 03.52 Wita itu masih di lapangan. Kita tidak tinggal diam, kita akan tangani," tegasnya. 

Secara rinci, karhutla di Kaltara terjadi di tiga kabupaten dan satu kota. Dari total 2.639,99 hektare itu, 2.597,38 hektare di Kabupaten Bulungan, 31,86 hektare di Kota Tarakan, 6,25 hektare di Kabupaten Tana Tidung dan 4,50 hektare di Kabupaten Malinau. Sementara di Kabupaten Nunukan nihil kebakaran. (iwk)

Editor : Azward Halim
karhutla kabut asap Dishut Kaltara