TANJUNG SELOR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar sejumlah kegiatan dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2026 di Tanjung Selor, Kamis (6/8).
Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara, Ingkong Ala yang membuka kegiatan tersebut menegaskan bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat dan penuh kasih, tanpa memandang anak itu tinggal di perkotaan, pedalaman atau perbatasan.
"Hak-hak anak harus dihargai. Senyum anak-anak hari ini mengingatkan kita bahwa mereka semua berhak merasa aman, dicintai dan didukung untuk meraih cita-citanya," ujar Wagub Ingkong.
Politisi Partai Hanura ini mengatakan, tantangan membangun generasi muda di provinsi ke-34 Indonesia ini memiliki karakteristik tersendiri karena kondisi geografis yang luas hingga menjangkau daerah terpencil dan perbatasan.
Dengan kondisi yang ada, Wagub Ingkong menegaskan bahwa pembangunan yang menyentuh kebutuhan atau hak anak harus dilakukan secara merata.
"Termasuk hak untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas, layanan kesehatan yang mudah dijangkau, serta pemenuhan gizi yang baik sebagai upaya mencegah stunting," tuturnya.
Hal ini menjadi atensi serius agar jangan sampai ada anak di Kaltara yang merasa tertinggal atau kehilangan kesempatan untuk berkembang.
Selain pendidikan dan kesehatan, keamanan dan kesehatan mental anak juga jadi sorotan Wagub Ingkong. Dalam hal ini, sekolah dan keluarga harus menjadi tempat yang nyaman agar anak dapat tumbuh dengan percaya diri dan bebas dari kekerasan maupun perundungan.
Wagub Ingkong juga menyampaikan pesan khusus kepada anak-anak di seluruh wilayah Kaltara agar terus berani bermimpi dan mempersiapkan diri menjadi generasi penerus dalam pembangunan daerah.
"Jangan takut memiliki cita-cita besar. Jadilah generasi yang tangguh, santun dan berakhlak mulia. Pemerintah akan terus berupaya membuka jalan agar masa depan anak-akan di Kaltara dapat semakin baik," pungkasnya. (iwk)
Editor : Azward Halim