TANJUNG SELOR - Jagat maya dihebohkan dengan terbakarnya speedboat Sekatak AAA Kaltara di perairan Salimbatu, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) pada Kamis (6/8) siang.
Berdasarkan data dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara, speedboat reguler pemuat penumpang itu bertolak dari Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor menuju Pelabuhan Tengkayu I Tarakan dengan jadwal keberangkatan pukul 10.20 Wita.
Kepala Dishub Kaltara, Idham Chalid mengatakan, jumlah penumpang speedboat tersebut sebanyak 29 orang, yang terdiri dari 1 motoris, 3 anak buah kapal (ABK), serta 25 penumpang dengan rincian 22 orang dewasa dan 3 orang anak-akan.
"Saat melintas di perairan sekitar SP. 5 (Salimbatu), terjadi kebakaran pada speedboat," ujar Idham kepada Radar Tarakan melalui keterangan tertulis, Kamis (6/8).
Mengetahui adanya kebakaran, motoris langsung melakukan manuver darurat dengan mengarahkan speedboat menuju tepian terdekat untuk memudahkan proses evakuasi. Ketika sampai di tepian sungai, seluruh penumpang diarahkan naik ke daratan untuk penyelamatan.
"Setelah proses evakuasi, sebanyak 17 penumpang dipulangkan ke Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor menggunakan SB. Anugerah Jonan dan speedboat patroli UPP Tanjung Selor," sebutnya.
Sementara 8 penumpang lainnya melanjutkan perjalanan menuju Tarakan menggunakan SB. Limex Manora.
"Hingga saat ini masih dalam proses penyelidikan dan menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut oleh Syahbandar dan kepolisian," kata Idham.
Kondisi speedboat saat ini rusak berat, yang mana body speedboat habis terbakar, demikian juga dengan mesinnya. Dalam proses evakuasi, tim yang terlibat dari Pemprov Kaltara, UPP Wilayah Bulungan, SAR Bulungan, Polair Bulungan dan beberapa warga Salimbatu.
"Tim kami dari Dishub Kaltara berangkat ke lokasi kejadian beberapa saat setelah mendapatkan laporan dari awak kapal, bersama pemilik speedboat Sekatak AAA Kaltara menggunakan speedboat patroli KP. Karang Malingkit milik Dinas Kelautan dan Perikanan Kaltara," tuturnya.
Untuk mengambil langkah selanjutnya, Dishub Kaltara masih menunggu laporan secara keseluruhan dari seluruh tim yang turun ke lapangan. (iwk)
Editor : Azward Halim