Pertemuan Sosek Malindo 2026, Tiga Pokja Fokus Bahas Persoalan Perbatasan

Iwan RT • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 19:19 WIB
Kepala Disdukcapil Kaltara, Sanusi. FOTO: IWANK/RADAR TARAKAN
Kepala Disdukcapil Kaltara, Sanusi. FOTO: IWANK/RADAR TARAKAN

TANJUNG SELOR - Pertemuan Sosial Ekonomi Malaysia-Indonesia (Sosek Malindo) Tingkat Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara)-Peringkat Negeri Sabah tahun 2026 akan segera digelar. 

Jika tak ada aral, pertemuan Sosek Malindo tersebut akan digelar di Kota Tarakan pada 28-31 Juli 2026.

Hal itu disampaikan Plt. Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Provinsi (Setprov) Kaltara, Sanusi kepada Radar Tarakan, Senin (27/7). 

"Kedatangan Delegasi dari Malaysia ke Kaltara dari tanggal 25 sampai 28 juli 2026. Kegiatan mulai tanggal 28 sampai 31 Juli 2026 di Tarakan," ujar Sanusi. 

Dalam pertemuan Sosek Malindo ini nanti akan membahas terkait dengan isu maupun hal-hal yang terkait dengan berbagai persoalan yang ada di perbatasan. 

"Khususnya perbatasan antara Indonesia dan Malaysia di wilayah Kaltara dan Negeri Sabah," sebut pria yang juga menjabat Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kaltara ini. 

Adapun Delegasi Kaltara dan Sabah dalam pembahasan Sosek Malindo ini akan terbagi atas 3 kelompok kerja (pokja), yakni pokja sosial budaya, pokja ekonomi dan perdagangan, serta pokja perbatasan. 

"Untuk isu apa saja yang akan dibahas, sudah pasti terkait evaluasi dan  tindak lanjut hal-hal yang sudah disepakati. Termasuk hal-hal lain yang diusulkan akan menjadi pembahasan selanjutnya," kata Sanusi. 

Untuk diketahui, pertemuan Sosek Malindo ini akan diikuti 60 orang Delegasi Sabah, Malaysia dan 80 orang Delegasi Indonesia yang sudah termasuk di dalamnya unsur Pemprov Kaltara, Pemkab Nunukan dan instansi vertikal. (iwk)

Editor : Azward Halim
kaltara