TANJUNG SELOR – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kaltara menetapkan tiga fokus utama pembangunan daerah dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027. Penetapan tersebut menjadi arah pembangunan Kaltara menuju pemerataan wilayah, penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta peningkatan ekonomi bernilai tambah.
Kepala Bapperida Kaltara, Bertius mengatakan, substansi prioritas RKPD 2027 telah ditetapkan sejak 26 Juni. Tiga fokus pembangunan tersebut merupakan penjabaran langsung dari tema pembangunan yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kaltara 2025–2029.
"Secara regulasi RKPD 2027 sudah ditetapkan. Ada tiga fokus utama, yakni konektivitas antar dan inter wilayah, pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter, serta ekonomi bernilai tambah," kata Bertius kepada Radar Kaltara, Jumat (17/7).
Menurutnya, fokus pertama diarahkan pada pemerataan pembangunan infrastruktur antar daerah, khususnya di kawasan perbatasan, pedalaman dan pesisir yang hingga kini masih menghadapi keterbatasan akses.
"Kami ingin pembangunan wilayah benar-benar merata. Kawasan yang infrastrukturnya masih minim harus menjadi prioritas. Selain itu, pembangunan juga harus ramah lingkungan, berpihak kepada penyandang disabilitas, serta terintegrasi dengan program pembangunan pemerintah pusat," ungkapnya.
Fokus kedua, lanjut Bertius, adalah penguatan kualitas SDM yang berkarakter melalui peningkatan akses dan mutu pendidikan, layanan kesehatan, tata kelola pemerintahan, hingga pembangunan kehidupan sosial yang harmonis.
"Kami tetap fokus meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat, memperkuat akuntabilitas kinerja pemerintah, mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan, menjaga kerukunan umat beragama, serta meningkatkan kesetaraan gender, perlindungan perempuan dan anak, hingga membangun ketahanan keluarga," katanya.
Sementara itu, fokus ketiga diarahkan pada penguatan ekonomi bernilai tambah melalui pengembangan sektor unggulan daerah, peningkatan produktivitas ekonomi masyarakat serta pemanfaatan potensi ekonomi hijau dan ekonomi biru.
"Kami ingin sektor pangan dan sektor unggulan lainnya terus berkembang. Potensi ekonomi hijau, ekonomi biru, pariwisata, penguatan stabilitas ekonomi, kualitas lingkungan hidup, hingga mitigasi bencana juga menjadi bagian penting dalam pembangunan ekonomi Kaltara," ungkapnya.
Bertius menegaskan, tiga fokus pembangunan tersebut merupakan implementasi langsung dari tema pembangunan Kaltara Tahun 2027, yakni Pemerataan Pembangunan Wilayah, Penguatan Kualitas SDM, dan Ekonomi Bernilai Tambah Menuju Kalimantan Utara sebagai Beranda Depan NKRI yang Makmur.
"Ketiga fokus ini bukan berdiri sendiri, tetapi merupakan turunan dari RPJMD. Dari tema pembangunan kemudian kami menyusun strategi, dilanjutkan dengan arah kebijakan, dan akhirnya diterjemahkan menjadi program-program yang akan dilaksanakan seluruh perangkat daerah pada 2027," terangnya.
Ia menambahkan, seluruh program pembangunan nantinya disusun berdasarkan strategi dan arah kebijakan tersebut agar pelaksanaannya tepat sasaran serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah Kaltara.
"Harapannya, seluruh perangkat daerah memiliki arah yang sama dalam menyusun program sehingga pembangunan Kaltara semakin merata, kualitas SDM terus meningkat, dan pertumbuhan ekonomi mampu memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan masyarakat," pungkasnya. (jai)