TANJUNG SELOR – Banyak perusahaan yang beroperasi mengeruk kekayaan alam di Kalimantan Utara (Kaltara) masih menggunakan kendaraan dari luar Kaltara.
Hal ini disampaikan langsung oleh Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang kepada Radar Tarakan saat ditemui di Tanjung Selor beberapa waktu lalu. Tentunya, jika dibiarkan berlarut-larut, ini justru merugikan Kaltara.
Karena kekayaan alam Kaltara yang dikeruk serta fasilitas umum yang ada di Kaltara yang digunakan, tapi bayar pajaknya justru di daerah luar. Seharusnya, perusahaan yang beroperasi di Kaltara harus berkontribusi kepada Kaltara, salah satunya dari sisi pembayaran pajak kendaraannya.
“Itu harapan saya selaku gubernur, karena saya memantau di beberapa perusahaan yang ada di Kaltara ini, mereka menggunakan vendor banyak dari luar,” ujar Gubernur Zainal.
Padahal, lanjut orang nomor satu di Kaltara ini, vendor lokal Kaltara juga mampu untuk melaksanakan penyewaan kendaraan itu. Menurutnya, jika perusahaan besar yang ada di Kaltara ini dapat diwujudkan menggandeng vendor lokal, maka perputaran uang itu adanya di Kaltara.
“Tidak ada lagi uang-uang di Kaltara ini yang beredar di luar Kaltara. Makanya kita harapkan ke depan, semua perusahaan yang ada di Kaltara yang masih menggunakan vendor dari luar, misalnya penyewaan mobil, itu bisa beralih menggunakan vendor lokal Kaltara,” imbuhnya.
Menurutnya, perusahaan-perusahaan lokal Kaltara juga mampu menyiapkan kendaraan sewa itu dan jika perusahaan lokal, pasti yang digunakan kendaraan Kaltara atau plat KU. Untuk itu, diharapkan perusahaan yang masih menggunakan kendaraan dari luar, bisa beralih ke kendaraan plat KU.
Ia mengatakan, sesegera mungkin Pemprov Kaltara akan menginformasikan ke perusahaan-perusahaan yang beroperasi di provinsi ke-34 Indonesia ini untuk bisa menggunakan atau menggandeng vendor-vendor lokal.
“Nanti kita akan undang mereka, kita juga akan berikan surat imbauan. Mudah-mudahan kontrak mereka berakhir di tahun ini, supaya kita bisa mulai di awal 2027 sudah menggunakan perusahaan-perusahaan lokal yang ada di Kaltara,” pungkasnya. (iwk)
Editor : Azward Halim