TANJUNG SELOR – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara (Kaltara), Achmad Djufrie mendorong Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk bersinergi dalam mendukung kebijakan pemerintah.
Dalam hal ini, ada beberapa hal yang menjadi atensi atau perhatian dari Achmad Djufrie, di antaranya soal ketahanan pangan dan pencegahan stunting.
“Soal ketahanan pangan dan pencegahan atau penurunan angka stunting di Kaltara ini harus terus kita kawal,” ujar Achmad Djufrie kepada Radar Tarakan saat menghadiri silaturahmi Forkopimda dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara di Tanjung Selor, Selasa (14/7).
Politisi Partai Gerindra ini mengatakan, untuk persoalan ketahanan pangan, itu harus diperhatikan bersama di semua sektor, mulai dari hulu hingga hilir. Karena, kondisi pasar pasti akan terpengaruh jika ada masalah yang terjadi di sektor hulunya.
“Jadi kita bersama-sama harus ikut mengecek termasuk seperti kondisi di pasar. Karena jika ada masalah, pasti harga di pasar akan ikut naik,” tuturnya.
Demikian juga dengan persoalan stunting. Meskipun berbagai upaya sudah dan terus dilakukan secara maksimal di provinsi ke-34 Indonesia ini, tapi akan lebih baik jika itu ditangani secara bersama-sama.
“Upaya-upaya yang kita lakukan sudah begitu giat, sehingga angka stunting di Kaltara ini terus turun. Tapi alangkah baiknya jika semua kompak untuk melakukan tindakan dalam menekan angka stunting di Kaltara ini,” harapnya.
Di tempat yang sama, Kapolda Kaltara, Irjen Pol Agus Wijayanto menegaskan bahwa pihaknya dari kepolisian akan siap untuk bersinergi, mulai dari menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat, hingga mendukung keberhasilan program strategis pusat dan daerah.
“Kami siap bersinergi. Hal yang menjadi perhatian kami, polisi harus mengayomi, melayani dan bermakna. Jangan sampai kedatangan polisi membuat resah masyarakat. Kami siap menerima masukan dan saran,” tegasnya singkat.
Hal senada juga disampaikan Danrem 092/Maharajalila, Brigjen TNI Mohammad Sjahroni. Ia mengatakan, persoalan ketahanan pangan dan penanganan stunting yang disampaikan Ketua DPRD Kaltara itu sangat sejalan dengan apa yang dilakukan oleh pihaknya saat ini.
“Ketahanan dan stunting yang disarankan DPRD ini sangat sejalan. Kita bisa berkolaborasi di lapangan untuk persoalan ini,” pungkasnya. (iwk)
Editor : Azward Halim