0 Kaltara Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Bimbel Kedinasan Hadir di Kaltara, Gubernur Zainal: Penguatan SDM Jadi Fondasi Utama

Iwan RT • Kamis, 16 Juli 2026 | 01:42 WIB
KEDINASAN: Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang mengecek sekretariat Patriot Muda Training Center cabang Kaltara di Tanjung Selor. FOTO: IWAN K/RADAR TARAKAN
KEDINASAN: Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang mengecek sekretariat Patriot Muda Training Center cabang Kaltara di Tanjung Selor. FOTO: IWAN K/RADAR TARAKAN

TANJUNG SELOR – Patriot Muda Training Center mengembangkan ‘sayapnya’ dengan membuka layanan bimbingan belajar (bimbel) sekolah kedinasan hingga persiapan seleksi TNI/Polri di Tanjung Selor Ibu Kota Kalimantan Utara (Kaltara).

Kehadiran cabang ke-28 di Indonesia ini diresmikan secara langsung oleh Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang pada Senin (13/7). Menurut Gubernur Zainal, langkah ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, disiplin dan profesional.

“Ini dilakukan sebagai bentuk upaya untuk meningkatkan SDM (sumber daya manusia) di Kaltara. Ini penting karena peningkatan SDM jadi pondasi utama untuk mewujudkan Kaltara yang maju, makmur dan berkelanjutan,” ujar Gubernur Zainal kepada Radar Tarakan usai membuka kegiatan tersebut.

Jika ada putra dan putri Kaltara yang ingin menempuh pendidikan di jalur kedinasan, seperti Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Akademi Polisi (Akpol) dan Akademi Militer (Akmil), bisa mengikuti bimbel di Patriot Muda ini.

“Supaya dalam mengikuti seleksi, mereka sudah siap dengan bekal yang didapatkan dari bimbel ini. Kehadiran lembaga ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan nonformal yang berkualitas,” tuturnya.

Untuk mendukung langkah ini, Gubernur Zainal menegaskan bahwa Pemprov Kaltara melalui perangkat daerah terkait akan menginformasikan ke sekolah-sekolah agar putra dan putri daerah yang ingin mengikuti pendidikan kedinasan, bisa mengikuti bimbel di tempat ini.

Disinggung soal biaya, mantan Wakapolda Kaltara ini mengatakan hal itu akan dibicarakan juga di internal Pemprov Kaltara lewat Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Di tempat yang sama, Direktur PMTC, Mohammad Siswan Efandy mengatakan, hingga saat ini, tercatat sudah ada delapan peserta yang mendaftar untuk mengikuti program ini. Ke depan, pihaknya juga akan menjalin kerja sama dengan sejumlah vendor untuk menyediakan program beasiswa bagi peserta di provinsi ke-34 Indonesia ini.

“Ini supaya layanan bimbel bisa diakses lebih luas oleh masyarakat. Prinsip kami adalah pemerataan, sehingga semua golongan bisa mengikuti kegiatan belajar ini dan menikmati fasilitas yang kami sediakan,” tuturnya.

Tingginya persaingan untuk mengikuti seleksi masuk TNI, Polri maupun perguruan tinggi kedinasan membuat calon peserta membutuhkan persiapan yang lebih matang. Untuk itu, lewat bimbel ini pihaknya akan memberikan pembinaan terhadap seluruh tahapan seleksi.

“Mulai dari tes akademik, seleksi kompetensi dasar (SKD), pemeriksaan kesehatan, kesamaptaan jasmani, psikotes, wawancara, hingga pembinaan mental dan ideologi. Di sini peserta akan mengikuti pembelajaran teori dan latihan fisik,” sebutnya. 

“Kemudian, bagi peserta yang memenuhi tahapan seleksi akan menjalani karantina intensif selama tiga hingga enam bulan di Jakarta untuk pendalaman materi, simulasi wawancara, serta persiapan pemeriksaan kesehatan,” sambungnya.

Bagi peserta, akan digaransi uang kembali sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku apabila peserta tidak lulus seleksi. Program ini menjadi bentuk komitmen lembaga dalam menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat untuk mengikuti program ini. (iwk)

Editor : Azward Halim
kaltara