TANJUNG SELOR - Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kalimantan Utara (Kaltara) akan kembali digelar tahun 2026 ini.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara, Andi Amriampa mengatakan, saat ini berbagai persiapan sudah dilakukan, mulai dari pembentukan panitia penyelenggara, koordinator perlombaan, dewan hakim, hingga official kontingen.
“Hari ini kita melakukan technical meeting, sebuah tahapan yang sangat penting sebelum pelaksanaan MTQ,” ujar Andi Amriampa kepada Radar Tarakan saat dikonfirmasi, Rabu (8/7).
Lewat forum ini, akan disampaikan berbagai ketentuan teknis, tata tertib perlombaan, mekanisme pelaksanaan, serta penyamaan persepsi antara panitia dan seluruh kontingen sehingga pelaksanaan MTQ dapat berjalan tertib, lancar, adil dan profesional.
“MTQ Korpri ini bukan sekadar ajang perlombaan membaca dan memahami Alquran, tapi juga menjadi media untuk mempererat silaturahmi antar anggota KORPRI, memperkuat nilai-nilai keimanan dan ketakwaan, serta membangun karakter Aparatur Sipil Negara yang berintegritas, berakhlak mulia, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” bebernya.
Oleh karena itu, ia berharap seluruh peserta technical meeting dapat mengikuti setiap pembahasan dengan sungguh-sungguh, mengajukan pertanyaan apabila terdapat hal-hal yang belum jelas, serta menyepakati seluruh ketentuan yang telah ditetapkan demi kelancaran pelaksanaan MTQ.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh perangkat pertandingan atas kerja keras yang telah diberikan dalam mempersiapkan seluruh tahapan kegiatan ini.
“Dengan persiapan yang matang, diharapkan seluruh rangkaian MTQ Korpri ini dapat berlangsung dengan sukses, tertib dan menghasilkan qari, qariah, hafiz, hafizah, maupun peserta terbaik yang nantinya dapat mengharumkan nama Kaltara di tingkat nasional,” pungkasnya. (iwk)
Editor : Azward Halim