TANJUNG SELOR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus menggali sejumlah potensi yang ada di Kaltara untuk dijadikan sumber pendapatan asli daerah (PAD) baru.
Salah satu yang 'dilirik' Pemprov Kaltara untuk dijadikan sumber PAD baru itu adalah sektor pariwisata. Hal ini sebagai upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi serta menjaga agar fiskal daerah dapat tetap dalam kondisi sehat.
Terhadap hal ini, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara, Denny Harianto mendorong seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kaltara berkolaborasi mengembangkan sektor pariwisata.
"Kita bisa mencontoh keberhasilan daerah lain dalam mengelola pariwisatanya. Potensi yang kita miliki harus dipetakan untuk kemudian dikembangkan secara bersama-sama," ujar Denny.
Artinya, pengembangan sektor pariwisata tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Pariwisata (Dispar) semata, melainkan memerlukan dukungan dan sinergi yang apik seluruh perangkat daerah.
"Jadi harus saling bahu membahu dengan tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku. Dalam hal ini dapat ditetapkan siapa berbuat apa dan siapa bertanggung jawab apa," tuturnya.
Provinsi ke-34 Indonesia ini memiliki cukup banyak potensi pariwisata, mulai dari wisata alam, wisata sejarah, hingga wisata buatan. Jika dimaksimalkan, sektor ini tentu akan menjadi salah satu sumber pendapatan daerah.
"Dengan kolaborasi yang baik antar semua pihak, saya optimistis potensi wisata yang ada di Kaltara ini dapat kita kembangkan lebih optimal sehingga berdampak pada peningkatan PAD," pungkasnya. (iwk)
Editor : Azward Halim