0 Kaltara Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Hasil Tambang Sumbang Kenaikan Ekspor Nonmigas Kaltara

Iwan RT • Senin, 13 Juli 2026 | 02:46 WIB
EKONOMI: Batubara merupakan salah satu hasil pertambangan yang diekspor Kaltara. FOTO: IWAN K/RADAR TARAKAN
EKONOMI: Batubara merupakan salah satu hasil pertambangan yang diekspor Kaltara. FOTO: IWAN K/RADAR TARAKAN

TANJUNG SELOR - Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat nilai ekspor Kaltara periode Januari-Mei 2026 sebesar USD 575,24 juta atau naik 1,21 persen dibanding Januari-Mei 2025 yang hanya USD 568,37 juta. 

Kenaikan ekspor Januari-Mei 2026 melalui pelabuhan di Kaltara ini disebabkan oleh meningkatnya ekspor nonmigas 0,58 persen dari USD 566,24 juta menjadi USD 569,52 juta, serta ekspor migas naik 168,50 persen dari USD 2,13 juta menjadi USD 5,72 juta. 

Demikian disampaikan Kepala BPS Kaltara, Mustaqim kepada Radar Tarakan saat dikonfirmasi, Selasa (7/7). 

"Kenaikan ekspor nonmigas disebabkan oleh meningkatnya ekspor hasil tambang sebesar 10,58 persen, yaitu dari USD 364,09 juta menjadi USD 402,60 juta," ujar Mustaqim. 

Sedangkan ekspor hasil industri mengalami penurunan 15,84 persen dari USD 189,21 juta menjadi USD 159,23 dan ekspor hasil pertanian mengalami penurunan sebesar 40,62 persen dari USD 12,94 juta menjadi USD 7,68 juta. 

"Untuk ekspor Kalimantan Utara pada Mei 2026 tercatat USD 140,85 juta atau naik 20,95 persen dibanding Mei 2025," sebutnya. 


KONDISI EKSPOR ASLI KALTARA

Pada periode Januari-Mei 2026, ekspor asli provinsi ke-34 Indonesia ini mencapai USD 597,24 juta atau mengalami kenaikan 6,75 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 

Secara lebih terperinci, sektor yang mengalami kenaikan yakni ekspor migas sebesar 168,50 persen atau menjadi USD 5,72 juta, sektor hasil tambang naik 10,58 persen atau menjadi USD 402,60juta dan sektor hasil industri naik 0,76 persen atau menjadi USD 171,14 juta. 

"Untuk sektor hasil pertanian turun 24,07 persen atau menjadi USD 17,78 juta dibanding kondisi atau periode Januari-Mei 2025," katanya. 

Di periode Januari-Mei 2026, total ekspor asli Kaltara melalui pelabuhan di luar Kaltara mencapai USD 63,43 juta. Tiga provinsi utamanya, yaitu Jawa Timur USD 58,50 juta, Sulawesi Selatan USD 4,02 juta dan Jakarta USD 0,87 juta.


LIMA NEGARA TUJUAN UTAMA

BPS juga mencatat negara-negara tujuan ekspor dari pelabuhan di Kaltara. Adapun lima negara tujuan utama ekspor melalui pelabuhan di Kaltara pada Januari-Mei 2026 meliputi Tiongkok, Filipina, India, Vietnam dan Korea Selatan. 

Nilai ekspor masing-masing negara melalui pelabuhan di Kaltara ini bervariasi, mulai dari Tiongkok sebesar USD 218,47 juta, Filipina USD 107,58 juta, India USD 66,44 juta, Vietnam USD 58,97 juta dan Korea Selatan USD 47,49 juta. 

"Peranan kelima negara tersebut dalam ekspor Kalimantan Utara mencapai 87,61 persen terhadap total ekspor Januari-Mei 2026," pungkasnya. (iwk)

Editor : Azward Halim
#kaltara