0 Kaltara Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Buka Konektivitas Perbatasan, Sinergi Kaltara-Kaltim Diperkuat

Iwan RT • Rabu, 1 Juli 2026 | 14:03 WIB
Wakil Gubernur Kaltara, Ingkong Ala. ELIAZAR/RADAR TARAKAN 
Wakil Gubernur Kaltara, Ingkong Ala. ELIAZAR/RADAR TARAKAN 

TANJUNG SELOR - Pembukaan konektivitas wilayah perbatasan Kalimantan Utara (Kaltara) dan Kalimantan Timur (Kaltim) masih menjadi PR besar pemerintah pusat dan daerah saat ini. Kondisi saat ini, masyarakat di wilayah perbatasan tersebut sudah sangat sulit untuk melintas. Kendaraan amblas hingga rusak di jalan sudah menjadi cerita dan pemandangan yang biasa. 

Menyikapi hal itu, Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara, Ingkong Ala melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim untuk memperkuat sinergi dalam menangani infrastruktur antar dua provinsi di Pulau Kalimantan ini. 

"Konektivitas jalan ini merupakan kebutuhan strategis bagi masyarakat, khususnya mereka yang tinggal di wilayah perbatasan dan pedalaman Kaltara," ujar Wagub Ingkong. 

Politisi Partai Hanura ini mengatakan, jalan dengan kondisi yang baik dan tidak ada kendala saat dilalui tentu sangat mempengaruhi aktivitas mobilisasi masyarakat di kawasan tersebut. 

"Termasuk dalam hal distribusi barang dan jasa, pengembangan kawasan perbatasan, pertumbuhan ekonomi daerah, serta pemerataan pembangunan hingga ke wilayah perbatasan," kata Wagub Ingkong.

Selain merencanakan penanganan ke depan, pertemuan ini juga dilakukan untuk mengevaluasi langkah-langkah penanganan yang telah dilakukan selama ini. 

Wagub Ingkong mengatakan, akses jalan perbatasan, khususnya dari Apau Kayan ke Mahakam Ulu (Mahulu) ini menjadi prioritas mengingat ada banyak masyarakat yang tinggal di branda depan NKRI ini. 

Sebelum pertemuan ini, komitmen kerja sama ini telah dituangkan dalam penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemprov Kaltim dan Pemprov Kaltara pada 7 Agustus 2025 lalu. 

Lewat kerja sama itu, pembangunan jalan perbatasan direncanakan menghubungkan Apau Kayan, Malinau sepanjang 22 kilometer dengan Long Bagun, Mahulu sepanjang 120 kilometer. 

"Harapannya, sinergi yang terus terjalin ini mampu mempercepat terwujudnya konektivitas wilayah yang andal, sehingga dapat membuka akses ekonomi, serta meningkatkan pelayanan masyarakat," pungkasnya. (iwk/lim)

Editor : Azward Halim
#kaltara