TANJUNG SELOR – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kalimantan Utara (Kaltara) secara marathon terus melakukan upaya untuk meningkatkan progres aktivasi identitas kependudukan digital (IKD).
Kepala Disdukcapil Kaltara, Sanusi mengatakan bahwa dari jumlah penduduk wajib KTP-el Kaltara yang tercatat sekitar 548.714 jiwa berdasarkan data Januari 2026, progres aktivasi IKD-nya baru di angka sekitar 15 persen.
“Ini kita terus melakukan upaya ‘jemput bola’ untuk meningkatkan progres aktivasi IKD tersebut. Kita sudah berkoordinasi dengan Disdukcapil Tana Tidung, kita rencana akan menyasar Yonif TP 922/Upun Taka di Tana Tidung,” ujar Sanusi kepada Radar Tarakan saat dikonfirmasi, Rabu (24/6).
Sanusi mengatakan, informasi yang diterima oleh pihaknya, di Yonif TP 922/Upun Taka itu ada lebih dari 500 orang.
“Ini yang rencananya akan kita aktifkan IKD-nya. Mungkin sama keluarganya. Kita harapkan (yang ber-KTP-el luar Kaltara) bisa pindah jadi warga Kaltara, supaya aktivasi IKD yang kita lakukan bisa lebih maksimal,” kata Sanusi.
Kendati demikian, Sanusi menegaskan bahwa pihaknya akan tetap mengembalikan semua itu kepada yang bersangkutan, apakah bersedia pindah jadi warga Kaltara atau seperti apa. Dalam hal ini, tentu pihaknya tidak bisa memaksa mereka untuk pindah domisili.
“Target kita tahun ini aktivasi IKD sebesar 22,31 persen. Sekarang kita masih di angka sekitar 15 persen. Jadi masih ada sekitar 7 persen lagi dari target yang harus kita kejar. Mudah-mudahan target ini bisa dapat. Ini akan kita kejar terus,” tegasnya.
Ia mengaku bahwa sejauh ini masih ada beberapa kendala yang dihadapi untuk aktivasi IKD tersebut, salah satunya masih adanya warga Kaltara yang tinggal di luar Kaltara dengan berbagai alasan, salah satunya seperti anak-anak yang kuliah. Termasuk juga persoalan ada yang punya HP, tapi HP-nya tidak bisa digunakan untuk aktivasi IKD.
“Tapi kita terus bergerak, kita juga mengarahkan Disdukcapil kabupaten/kota agar memastikan masyarakat yang berurusan ke Disdukcapil itu IKD-nya sudah aktif. Harapannya dengan cara ini kita bisa mendongkrak capaian aktivasi IKD Kaltara. Kalau soal kesadaran, penduduk Kaltara itu kesadarannya bagus,” pungkasnya. (iwk/lim)
Editor : Azward Halim