0 Kaltara Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Manfaatkan Produk Samping Kelapa Sawit, UMKM di Kaltara Didorong Naik Kelas

Iwan RT • Jumat, 26 Juni 2026 | 13:25 WIB
Sekretaris Disperindagkop dan UKM Kaltara, Lukas Sarapang. FOTO: IWAN K/RADAR TARAKAN
Sekretaris Disperindagkop dan UKM Kaltara, Lukas Sarapang. FOTO: IWAN K/RADAR TARAKAN

TANJUNG SELOR – Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor usaha tingkat tapak yang terus didorong oleh pemerintah untuk penguatan ekonomi kerakyatan, tak terkecuali di Kalimantan Utara (Kaltara).

Ada banyak potensi yang dapat dimanfaatkan para pelaku UMKM di Kaltara untuk berkeasi dan berinovasi, salah satunya produk samping dari kelapa sawit, seperti pelepah, lidi, hingga seratnya. Semua ini menyimpan potensi nilai ekonomi yang belum tergarap secara optimal. 

Sekretaris Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kaltara, Lukas Sarapang mengatakan, sejauh ini pihaknya terus mendukung penguatan usaha UMKM yang ada di provinsi ke-34 Indonesia ini.

“Seperti pemanfaatan produk samping dari kelapa sawit ini, tentu ini bisa memberikan sumber pendapatan baru masyarakat untuk meningkatkan perekonomiannya, khususnya yang tinggal di sekitar wilayah perkebunan kepala sawit,” ujar Lukas usai menghadiri workshop kerajinan anyaman dan kertas seni berbasis kelapa sawit terhadap pelaku UMKM di Kaltara, Senin (22/6).

Menurutnya, kegiatan yang digagas oleh Kementerian Perindustrian ini merupakan hal yang positif, dimana limbah dari kelapa sawit diubah menjadi barang yang bermanfaat. Setidaknya langkah ini menjadi bagian dari upaya meminimalisir beban dalam pengolahan limbah kelapa sawit.

“Ini juga potensi bisa jadi PAD (pendapatan asli daerah) kalau nanti ada produk kreatif yang dihasilkan oleh pelaku UMKM. Termasuk juga hasilnya bisa dijual ke daerah lain, bahkan bisa di-ekspor. Saya rasa ini sangat bagus,” katanya.

Untuk itu, ia menilai bahwa ke depan upaya penguatan UMKM harus semakin digiatkan. Masyarakat yang memiliki pikiran inovatif itu diharapkan bisa lebih berkreasi lagi dalam menghasilkan produk-produk UMKM-nya.

“Kami sangat mendukung ini. Kami terus mendorong agar bagaimana caranya UMKM yang ada di Kaltara ini bisa naik kelas,” tegasnya.

Ia mengaku bahwa sejauh ini potensi turunan atau produk samping dari kelapa sawit di Kaltara ini belum terlalu termanfaatkan, makanya kehadiran dari pelaku UMKM yang memanfaatkan produk samping dari kelapa sawit ini dinilai sangat bagus.

“Sebenarnya sudah ada (pemanfaatan produk sampingan dari kelapa sawit ini), tapi belum maksimal pemanfaatannya. Kita sangat mendukung UMKM ini untuk bisa lebih maju dan berkembang,” pungkasnya. (iwk/lim)

Editor : Azward Halim
#kaltara