0 Kaltara Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Ini Rincian Realisasi Pendapatan, Belanja dan Pembiayaan Pemprov Kaltara Tahun 2025

Iwan RT • Jumat, 26 Juni 2026 | 13:19 WIB
ANGGARAN: Penyampaian nota pengantar pertanggungjawaban APBD 2025 oleh Pemprov ke DPRD Kaltara. FOTO: IWAN K/RADAR TARAKAN
ANGGARAN: Penyampaian nota pengantar pertanggungjawaban APBD 2025 oleh Pemprov ke DPRD Kaltara. FOTO: IWAN K/RADAR TARAKAN

TANJUNG SELOR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) membeberkan rincian pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah tahun 2025 saat penyampaian nota pengantar raperda tentang pertanggungjawaban APBD tahun 2025 pada DPRD Kaltara pada Senin (22/6).

Realisasi pelaksanaan APBD tahun 2025 yang meliputi pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah itu disampaikan Gubernur Kaltara, Zainal A Paliwang melalui Plt. Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Provinsi (Setprov) Kaltara, Sanusi.

“Pendapatan daerah tahun 2025 yang ditargetkan Rp 3,078 triliun, itu terealisasi Rp 2,660 triliun atau setara dengan 86,42 persen dari target yang ditetapkan,” ujar Sanusi kepada Radar Tarakan usai menghadiri rapat paripurna ke-12 masa persidangan III tahun 2026 itu.

Secara rinci, Sanusi menyebutkan pendapatan asli daerah (PAD) Kaltara tahun 2025 yang ditargetkan Rp 965.350.319.466, terealisasi Rp 820.995.406.929 atau 85,05 persen. Pendapatan transfer ditargetkan Rp 2.077.930.475.470 terealisasi Rp 1.782.685.997.242,00 atau 85,79 persen.

Kemudian lain-lain pendapatan daerah yang sah ditargetkan Rp 35.472.525.569, itu dapat direalisasi Rp 57.026.370.229 atau 160,76 persen, dengan rincian pendapatan hibah Rp 25.664.582.938 dan lain-lain ketentuan pendapatan sesuai dengan peraturan perundang-undangan Rp 31.361.787.291.

Sementara itu, belanja daerah tahun 2025 yang ditargetkan Rp 3.076.301.339.733 terealisasi Rp 2.642.996.776.150 atau 85,91 persen, dengan rincian realisasi belanja operasi Rp 1.914.909.159.671 atau 87,26 persen dari alokasi yang ditetapkan pada APBD sebesar Rp 2.194.456.548.333.

“Untuk anggaran belanja modal yang ditetapkan sebesar Rp 363.375.863.074, itu terealisasi sebesar Rp 264.790.759.468,” sebutnya.

Lalu belanja tidak terduga yang dianggarkan Rp 27.939.393.113, terealisasi Rp 27.366.035.761 atau 97,94 persen, serta belanja transfer yang dianggarkan Rp 490.529.535.212 hingga 31 desember 2025 dapat terealisasi Rp 435.930.821.250 atau 88,86 persen.

Sedangkan untuk pembiayaan daerah yang terdiri dari penerimaan pembiayaan dan pengeluaran pembiayaan, itu pada penerimaan pembiayaan tahun 2025 terealisasi Rp 17.635.959.439 yang berasal dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun 2024 dan pengeluaran pembiayaan terealisasi Rp 20 miliar, yang merupakan penyertaan modal kepada Bank Kaltimtara.

“Sehingga pembiayaan daerah netto tercatat minus Rp 2.364.040.560. Dengan begitu, terdapat sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) tahun 2025 sebesar Rp 15.346.957.689,” pungkasnya. (iwk/lim)

Editor : Azward Halim
#kaltara