TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) berkomitmen untuk terus mendukung tercapainya target pembangunan nasional.
Untuk itu, maka arah pembangunan Kaltara pada tahun 2027 dipastikan akan berjalan seiring atau selaras dengan apa yang sudah ditetapkan menjadi prioritas pemerintah pusat.
Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperinda) Kaltara, Bertius kepada Radar Tarakan saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.
“(keselarasan) ini menjadi salah satu fokus utama dalam pembahasan RKPD (rencana kerja pemerintah daerah) tahun 2027,” ujar Bertius.
Sinkronisasi tentu sangat diperlukan, sehingga dalam tahapan penyusunannya, seluruh rencana program yang diusulkan perangkat daerah terus dievaluasi sebagai bentuk penyempurnaan dan penyelarasan dengan prioritas nasional.
Tahun 2027, pemerintah pusat memberikan atensi terhadap pengembangan sektor industri, investasi, hingga hilirisasi sumber daya alam (SDA) yang ada di provinsi ke-34 Indonesia ini.
Tentunya, beberapa sektor ini memiliki peran strategis dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Dengan potensi SDA-nya, Kaltara tentu memiliki komitmen untuk memperkuat sektor-sektor tersebut.
“Ini menjadi perhatian dalam penyusunan rencana program dan kegiatan,” kata Bertius.
SINKRONISASI DAN PELUANG
Bertius menyebutkan, sinkronisasi program pusat dan daerah tentu akan membuka peluang lebih besar bagi daerah untuk memperoleh dukungan kebijakan maupun pendanaan dalam melakukan proses pembangunan.
Tentunya, dengan adanya dukungan dari pemerintah pusat, secara otomatis sejumlah program strategis daerah akan dapat berjalan optimal, utamanya program prioritas yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat.
“Pada intinya, program daerah yang kita rencanakan harus selaras dan mendukung rencana pembangunan nasional,” pungkasnya. (iwk/lim)
Editor : Azward Halim