TANJUNG SELOR – Sebanyak lima kursi jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) masih kosong pasca pelantikan 41 pejabat pada JPTP hasil job fit pada Kamis (11/6) lalu.
Lima jabatan itu terdiri dari Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Direktur RSUD Jusuf SK Kota Tarakan, serta Kepala Badan Keuangan dan Aser Daerah.
Untuk pengisian posisi yang lowong tersebut, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara, Andi Amriampa mengatakan saat ini pihaknya masih melihat skema apa yang dapat dilakukan. Apakah dengan cara seleksi terbuka (selter) atau manajemen talenta.
“Kita masih melihat. Yang jelas kan sekarang ini tahapan untuk penetapan manajemen talenta ke BKN (Badan Kepegawaian Negara). Jadi nanti kita lihat opsinya,” ujar Andi Amriampa kepada Radar Tarakan saat dikonfirmasi, Ahad (14/6).
Dalam hal ini, jika memungkinkan atau bisa menggunakan metode manajemen talenta, maka akan dilakukan menggunakan metode manajemen talenta. Tapi, jika belum dapat dilaksanakan, maka tetap masih akan menggunakan seleksi terbuka (selter).
“Tapi kita belum ada pengajuan lagi untuk izin ke BKN. Nanti kan kita mau lihat dulu, yang kosong yang mana saja. Tapi secara tenis dari sisi BKD, nanti akan kami siapkan,” jelasnya.
Andi Amriampa menegaskan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi ke Gubernur selaku kepala daerah untuk meminta arahan terkait dengan pengisian kekosongan jabatan tersebut. (iwk/lim)
Editor : Azward Halim