TANJUNG SELOR – Sebanyak 192 atlet dari Kaltara-Kaltim ambil bagian dalam Kejuaraan Panahan Bulungan Series 2026 yang berlangsung pada 11–14 Juni. Kejuaraan yang diikuti 13 klub panahan tersebut bukan sekadar memperebutkan Piala Bupati Bulungan, tetapi juga menjadi ajang menjaring atlet potensial menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kaltara hingga level nasional.
Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang menegaskan bahwa kejuaraan tersebut memiliki nilai strategis dalam proses pembinaan atlet sekaligus menyiapkan kekuatan Kaltara menghadapi berbagai kompetisi olahraga di masa mendatang.
"Kita cukup bangga dan mengapresiasi Bupati Bulungan yang terus memberikan ruang bagi atlet-atlet panahan untuk berkembang. Kejuaraan seperti ini sangat penting karena menjadi sarana mencari dan menyiapkan atlet-atlet terbaik yang nantinya akan membawa nama daerah di tingkat nasional maupun internasional," kata Zainal kepada Radar Kaltara, Kamis (11/6).
Menurutnya, cabang olahraga (cabor) panahan telah membuktikan kapasitasnya sebagai salah satu penyumbang prestasi bagi Kaltara. Karena itu, pembinaan atlet harus terus dilakukan secara berkesinambungan agar prestasi yang telah diraih tidak terhenti pada satu generasi saja.
"Kita sudah membuktikan bahwa atlet panahan Kaltara mampu bersaing dan meraih medali emas pada ajang PON. Ini menjadi bukti bahwa daerah kita memiliki potensi besar. Tugas kita sekarang adalah menjaga kesinambungan pembinaan agar prestasi itu tidak berhenti pada satu generasi saja," tegasnya.
Ia menambahkan, Bulungan Series 2026 juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi Porprov II Kaltara yang akan digelar di Malinau. Melalui kompetisi yang kompetitif, atlet terbaik dapat dipetakan dan dipersiapkan lebih matang menghadapi persaingan yang lebih tinggi.
"Prestasi tidak datang secara instan. Karena itu saya berpesan kepada seluruh atlet untuk terus berlatih dengan disiplin, menjaga semangat bertanding dan tidak cepat puas dengan kemampuan yang dimiliki saat ini. Jika latihan dilakukan dengan sungguh-sungguh, saya yakin akan lahir atlet-atlet berprestasi dari Kaltara," katanya.
Sementara itu, Bupati Bulungan, Syarwani menilai kehadiran gubernur dalam pembukaan kejuaraan menjadi motivasi tersendiri bagi para atlet yang tengah mempersiapkan diri menghadapi berbagai ajang olahraga ke depan.
"Kehadiran Pak Gubernur sangat berarti bagi kami, khususnya bagi atlet-atlet Kabupaten Bulungan dan Kalimantan Utara. Dukungan ini menjadi suntikan semangat bagi mereka untuk terus berlatih dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi di tingkat provinsi maupun nasional," ujarnya.
Syarwani mengungkapkan, jumlah peserta yang mencapai 192 atlet dari 13 klub menunjukkan tren positif perkembangan olahraga panahan di daerah. Bahkan, kompetisi yang digelar di Bulungan kini mulai menarik perhatian atlet dari luar Kaltara.
"Sebanyak 192 atlet dari 13 klub ikut ambil bagian dalam kejuaraan ini, termasuk peserta dari Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Ini menunjukkan bahwa Bulungan Series mulai diperhitungkan sebagai salah satu ajang kompetisi panahan yang kompetitif di wilayah Kalimantan," ungkapnya.
Menurutnya, semakin banyak kompetisi yang diselenggarakan, semakin besar peluang daerah menemukan bibit atlet unggulan yang dapat dibina secara berkelanjutan untuk menghadapi berbagai kejuaraan tingkat regional maupun nasional.
"Target kita bukan hanya mencari juara dalam kejuaraan ini. Yang lebih penting adalah melahirkan atlet-atlet yang memiliki mental juara dan mampu membawa nama Bulungan serta Kalimantan Utara di tingkat nasional bahkan internasional. Karena itu pembinaan harus dilakukan secara serius, terukur, dan berkelanjutan," pungkasnya. (jai/lim)