Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Proses Masuk SMA Unggul Garuda, Sekprov Kaltara Sebut Ketat

Iwan RT • Selasa, 2 Juni 2026 | 12:00 WIB
Sekprov Kaltara, Denny Harianto. FOTO: IWAN K/RADAR TARAKAN
Sekprov Kaltara, Denny Harianto. FOTO: IWAN K/RADAR TARAKAN

TANJUNG SELOR - Proses penerimaan peserta didik baru untuk masuk di SMA Unggul Garuda tahun ajaran 2026-2027 dilakukan dengan sangat ketat.

Hal itu disampaikan Sekretaris provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara), Denny Harianto kepada Radar Tarakan saat ditemui di Tanjung Selor beberapa waktu lalu.

Terlihat dari hasil akhir, dari sekitar 200-an anak Kaltara yang mendaftar untuk mengikuti seleksi masuk SMA Unggul Garuda itu, hanya 12 orang yang dinyatakan lolos.

“Di sana (masuk SMA Unggul Garuda) itu seleksinya ketat banget,” ujar Sekprov Denny.

Dalam hal ini, Sekprov Denny mengaku bahwa dirinya juga sudah berjuang dan juga sudah menitip anak-anak terbaik Kaltara agar bisa masuk di SMA Unggul Garuda. Tapi, dari proses yang ada, memang hanya 12 anak yang dinyatakan lolos.

Tapi, lanjut Sekprov Denny, dengan proses yang ketat untuk bisa masuk SMA Unggul Garuda ini dapat dipandang dari sisi positif, bahwa inilah cerminan dari kompetisi yang mana prosesnya dimulai mulai dari awal masuk hingga seterusnya.

Sekprov Denny menyebutkan, awalnya itu rencananya dibuka empat kelas untuk SMA Unggul Garuda di Kaltara. Tapi dengan berbagai pertimbangan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek), sekingga jadinya dua kelas dulu.

“Makanya kuotanya itu 80 orang dulu. Kan setiap kelas itu 40 orang. Ini seleksinya menang ketat, by sistem semuanya,” kata Sekprov Denny.

Untuk 12 anak Kaltara ini, sementara penempatannya ada 6 di Kaltara, sedangkan yang 6 lainnya itu tersebar, ada di Bengkulu, daerah Sulawesi, di Nusa Tenggara Timur (NTT). 

“Tapi saya masih berusaha menyampaikan kalau bisa 12 anak Kaltara ini semuanya ada di Kaltara. Sekolahnya di Kaltara,” tuturnya.

Sejarah Baru Kaltara

Selain itu, Sekprov Denny juga mengatakan bahwa kehadiran SMA Unggul Garuda baru di Kaltara itu merupakan sejarah baru bagi Kaltara.

Dari seluruh provinsi yang ada di Indonesia, Kaltara terpilih atau masuk dalam empat provinsi yang membangun SMA Unggul Garuda baru.

“Di Kaltara itu lokasinya di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan. Titik pembangunannya di daerah belakang gedung DPRD Kaltara,” tuturnya.

Harapannya, 12 anak Kaltara yang lolos masih SMA Unggul Garuda tahun 2026 ini betul-betul dapat mewakili Kaltara dan menjadi motivasi untuk adik-adik mereka yang akan menyusul masuk SMA Unggul Garuda nantinya.

“Kalau saya harapannya sebanyak-banyaknya bisa masuk ke sana. Tapi memang seleksinya ketat dan sangat kompetitif,” pungkasnya. (iwk/lim)

Editor : Azward Halim
#kaltara