Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Tiga Pasang Anak Kaltara Masuk Seleksi Paskibraka Tingkat Nasional

Iwan RT • Selasa, 2 Juni 2026 | 11:44 WIB
PETUGAS: Pembukaan seleksi Paskibraka tingkat provinsi Kaltara di Tanjung Selor beberapa waktu lalu. FOTO: IWAN K/RADAR TARAKAN 
PETUGAS: Pembukaan seleksi Paskibraka tingkat provinsi Kaltara di Tanjung Selor beberapa waktu lalu. FOTO: IWAN K/RADAR TARAKAN 

TANJUNG SELOR – Sebanyak tiga pasang anak atau putra dan putri Kalimantan Utara (Kaltara) akan mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional.

Dari tiga pasang atau enam orang ini, nanti akan diambil dua orang untuk masuk ke dalam Paskibraka yang bertugas pada pengibaran bendera merah putih di Istana Negara pada 17 Agustis 2026 mendatang.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kaltara, Jonilius kepada Radar Tarakan saat ditemui di Tanjung Selor akhir pekan kemarin.

“Untuk di tingkat nasional itu yang diambil hanya satu pasang (dari masing-masing provinsi). Tapi yang kita kirim itu ada tiga pasang,” ujar Jonilius.

Disebutkannya, enam orang yang terdiri dari tiga laki-laki dan tiga perempuan itu berasal dari Kota Tarakan tiga orang, Kabupaten Bulungan dua orang dan Kabupaten Nunukan satu orang.

Ia mengatakan, saat ini enak anak Kaltara yang akan mengikuti seleksi Paskibraka tingkat nasional itu masih menunggu panggilan dari pusat. Tapi untuk tahapan atau proses di tingkat daerah itu sudah selesai dilakukan.

“Tahapannya awalnya kita bantu MCU (medical check-up) mereka di provinsi yang nanti kita dilaksanakan di Tarakan. Jadi kita lengkapi persyaratan mereka, nanti kalau sudah ada panggilan, nanti kita kirim mereka untuk mengikuti seleksi,” jelasnya.

Dimungkinkan, panggilan ke pusat untuk mengikuti seleksi itu pada kisaran pertengahan Juni menuju akhir. Tapi, untuk proses administrasinya sudah disiapkan mulai dari sekarang.

Untuk tahapan seleksi di tingkat nasional ini tentunya juga menunggu semua provinsi selesai melakukan proses di tingkat daerah masing-masing. Untuk kali ini, di Kaltara prosesnya terbilang cepat.

“Karena memang faktor pendukungnya itu dari bawah. Artinya, kalau kabupaten/kota cepat, kita di provinsi juga cepat. Tapi kalau di kabupaten/kota lambat, kita di provinsi juga lambat. Intinya, siapa yang nanti terpilih, itulah pilihan pusat,” tambahnya. (iwk/lim)

Editor : Azward Halim
#kaltara