TANJUNG SELOR - Polda Kaltara terus menunjukkan peran aktif dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui pengelolaan lahan jagung di berbagai wilayah. Hingga saat ini, total 842 hektare (ha) lahan telah dipetakan dan dikelola jajaran kepolisian.
Kapolda Kaltara Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy mengatakan, dari total luasan tersebut, sebanyak 244 ha di antarnya sudah berhasil ditanami dan mulai menunjukkan hasil produksi.
“Dari total 842 hektare lahan yang kami kelola, sebanyak 244 hektare sudah tertanam. Ini menjadi langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan di Kalimantan Utara,” kata Djati kepada Radar Kaltara, Minggu (17/5).
Menurutnya, program tersebut mulai memberikan dampak nyata terhadap ketersediaan pangan di daerah. Berdasarkan data Bulog, serapan hasil panen jagung di Kaltara telah mencapai 19,87 ton. “Capaian ini menunjukkan kerja keras seluruh jajaran mulai membuahkan hasil dan berkontribusi terhadap kebutuhan pangan masyarakat,” katanya.
Djati menambahkan, keberhasilan program juga terlihat di tingkat satuan wilayah. Salah satunya Polres Tarakan yang mampu mengelola lahan binaan seluas 0,5 ha dengan hasil panen sekitar 500 kilogram (kg) jagung. “Ini menjadi contoh bahwa dengan pengelolaan yang baik, lahan terbatas pun mampu menghasilkan secara optimal,” ungkapnya.
Ke depan, Polda Kaltara berkomitmen untuk terus mengembangkan program tersebut dengan memperluas area tanam serta meningkatkan produktivitas melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat. “Harapannya, program ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” pungkasnya. (jai/lim)
Editor : Azward Halim