Dukung Eksplorasi Migas PHI, Gubernur Kaltara Minta Kontribusi CSR untuk Konektivitas
Iwan RT• Senin, 11 Mei 2026 | 08:25 WIB
MIGAS: Gubernur Kaltara menyambut audiensi PHI Regional 3 Zona 10 di Tanjung Selor. FOTO: DKISP KALTARATANJUNG SELOR - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal Arifin Paliwang memberikan dukungan penuh terhadap rencana eksplorasi migas oleh PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) Regional 3 Zona 10 di wilayah Kaltara.
Hal itu disampaikan langsung oleh Gubernur Zainal saat menerima kunjungan dari jajaran manajemen baru PHI di kantornya pada Kamis (7/5). Rencana pengeboran oleh PHI itu akan dilakukan di wilayah Mangkupadi dan Blok Maratua.
“Saya memberikan apresiasi dan dukungan penuh kepada teman-teman PHI untuk pelaksanaan kegiatan di Mangkupadi. Termasuk yang berhubungan dengan administrasi akan kami dukung sepenuhnya,” ujar Gubernur Zainal.
Pada momentum ini, orang nomor satu di Kaltara itu juga meminta kepada perusahaan untuk supaya bisa berkontribusi meningkatkan konektivitas wilayah, khususnya untuk akses jalan menuju kawasan industri di Tanah Kuning-Mangkupadi melalui program corporate social responsibility (CSR).
“Kami perbaikan akses jalan ke Tanah Kuning itu bisa terealisasi tahun ini,” tuturnya.
Tak hanya itu, ia juga berharap ada bantuan pembangunan Pertashop agar masyarakat lebih cepat menikmati layanan energi yang pelaksanaannya dapat melibatkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kaltara.
Selain di Mangkupadi, ia juga menyinggung potensi pengelolaan migas di wilayah perbatasan Ambalat. Ia berharap agar pengelolaan potensi alam tersebut dapat dilakukan secara optimal demi kepentingan bersama.
Di tempat yang sama, General Manager (GM) PHI Regional 3 Zona 10, Dharmapala menegaskan komitmennya untuk memaksimalkan potensi migas di wilayah Kaltara.
“Kami hadir untuk bersilaturahmi sekaligus memaparkan kegiatan utama Zona 10 tahun ini dan beberapa tahun ke depan. Termasuk pengeboran eksplorasi di Wilayah Kerja Maratua,” kata Dharmapala.
Untuk kelancaran operasional, PHI juga berharap dukungan dari pemerintah daerah dalam mobilisasi rig dan peralatan, termasuk penyediaan data jembatan guna mempermudah mitigasi teknis sejak awal pelaksanaan kegiatan. (iwk/lim)