TANJUNG SELOR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) kembali menggelar Kaltara Investment Forum (KIF) tahun 2026 di Tanjung Selor pada Kamis (7/5).
Lewat forum ini, Pemprov Kaltara melakukan berbagai upaya untuk menarik minat investor nasional hingga internasional guna berinvestasi di provinsi ke-34 Indonesia ini.
Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang mengatakan, KIF kali ini dilaksanakan dengan mengangkat tema 'Encouraging Sustainable Investment Growth in North Kalimantan Through Tourism and Downstreaming'. "Mendorong pertumbuhan investasi Kalimantan Utara berkelanjutan melalui pariwisata dan hilirisasi ini sebuah langkah strategis yang mencerminkan arah pembangunan daerah yang kita tuju bersama," ujar Gubernur Zainal kepada Radar Tarakan usai membuka KIF tersebut.
Peningkatan aktivitas investasi, khususnya pada sektor pariwisata dan hilirisasi, diyakini akan memberikan dampak yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus memperkuat struktur ekonomi yang lebih tangguh dan berkelanjutan.
"Kita semua tentu berharap bahwa investasi yang masuk pada sektor-sektor tersebut tidak hanya berdampak pada peningkatan angka pertumbuhan ekonomi semata, tapi juga mampu membuka peluang usaha dan akses permodalan bagi pelaku UMKM lokal," tuturnya.
Dengan begitu, maka akan tercipta lapangan kerja baru, peningkatan daya beli masyarakat, pengendalian inflasi, serta pada akhirnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kaltara secara menyeluruh.
Diketahui bersama, Kaltara memiliki keunggulan geostrategis yang sangat potensial. Letaknya yang berada di jalur Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II, sebagai lintasan perdagangan internasional, serta berbatasan langsung dengan negara tetangga, menjadikannya sebagai gerbang ekonomi yang sangat menjanjikan.
Selain itu, peran strategis Kaltara sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), yang didukung oleh kekayaan sumber daya alam serta keberagaman potensi budaya juga patut diperhitungkan. "Posisi ini semakin memperkuat posisi daerah ini sebagai destinasi unggulan investasi, khususnya di sektor pariwisata dan hilirisasi," pungkasnya. (iwk/lim)
Editor : Azward Halim