TANJUNG SELOR - Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kaltara mulai memverifikasi Rancangan Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja PD) 2027. Ini untuk memastikan seluruh program pembangunan selaras dengan arah kebijakan provinsi serta kesiapan penganggaran.
Kepala Bapperida Kaltara, Bertius menyampaikan, proses verifikasi berlangsung selama 10 hari, mulai 28 April hingga 7 Mei 2026. “Tahapan ini sangat krusial untuk memastikan keselarasan program pembangunan daerah dengan arah kebijakan provinsi serta kesiapan penganggaran tahun 2027,” kata Bertius kepada Radar Kaltara, Jumat (1/5).
Ia menjelaskan, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kaltara dilibatkan dalam proses tersebut. Keterlibatan lintas perangkat daerah dinilai penting agar setiap rencana kerja memiliki kesesuaian program dan target yang jelas. “Verifikasi ini melibatkan seluruh OPD agar setiap program benar-benar terintegrasi dan tidak berjalan sendiri-sendiri,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, tim pembahas verifikasi terdiri dari berbagai unsur strategis, mulai dari Bapperida, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Biro Administrasi Pembangunan hingga Biro Organisasi. Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan perencanaan tidak hanya tepat secara substansi, tetapi juga realistis dari sisi penganggaran dan kelembagaan.
Bertius menegaskan, verifikasi Renja merupakan garda terdepan dalam mewujudkan perencanaan pembangunan yang terukur dan akuntabel. “Melalui mekanisme ini, kita ingin memastikan setiap program daerah tidak hanya selaras dengan prioritas pembangunan provinsi, tetapi juga berorientasi pada hasil,” tegasnya.
Selain itu, proses ini juga menjadi langkah strategis dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan ke depan. Dengan perencanaan yang matang, diharapkan alokasi anggaran dapat lebih optimal dan tepat sasaran. “Setiap program harus mampu menjawab tantangan strategis daerah sekaligus mengoptimalkan penggunaan anggaran tahun 2027,” pungkasnya. (jai/lim)
Editor : Azward Halim