TANJUNG SELOR - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Kalimantan Utara memastikan bahwa isu terkait pengelolaan kas masjid oleh negara adalah tidak benar. Masyarakat diminta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.
Kepala Kanwil Kemenag Kaltara, Muh Saleh, menegaskan bahwa hingga saat ini pengelolaan kas masjid sepenuhnya menjadi kewenangan pengurus atau takmir masjid.
“Informasi bahwa negara akan mengambil alih pengelolaan kas masjid tidak memiliki dasar regulasi maupun kebijakan resmi,” ujarnya kepada Radar Kaltara, Minggu (26/4).
Ia menjelaskan, sejak dahulu pengelolaan kas masjid dilakukan secara mandiri oleh pengurus dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas kepada jamaah. Pemerintah, kata dia, justru berperan dalam mendorong tata kelola yang lebih tertib dan profesional.
“Pemerintah hadir untuk memperkuat pengelolaan, bukan mengambil alih,” tegasnya.
Penegasan tersebut juga sejalan dengan pernyataan Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag RI, Thobib Al Asyhar, yang sebelumnya memastikan bahwa isu tersebut merupakan hoaks. “Kementerian Agama tidak pernah mengeluarkan kebijakan atau rencana pengambilalihan dana kas masjid,” katanya.
Ia menjelaskan, berbagai konten yang beredar di media sosial, termasuk meme dan video, merupakan bentuk disinformasi yang tidak memiliki dasar kebenaran. “Kas masjid tetap dikelola oleh Dewan Kemakmuran Masjid atau takmir sesuai prinsip kemandirian dan kepercayaan jamaah,” jelasnya.
Saleh mengingatkan pentingnya literasi informasi di tengah masyarakat, terutama dalam menyikapi isu-isu yang beredar di media sosial. Ia mengimbau agar setiap informasi diverifikasi melalui sumber resmi. “Masyarakat perlu bersikap tabayyun agar tidak mudah terpengaruh isu yang menyesatkan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa masjid memiliki fungsi strategis sebagai pusat ibadah sekaligus pemberdayaan umat, sehingga pengelolaannya harus dilakukan secara profesional tanpa menghilangkan nilai keikhlasan dan kebersamaan. “Kolaborasi antara pemerintah dan pengurus masjid menjadi kunci dalam mewujudkan kemaslahatan umat,” tambahnya. (jai/lim)
Editor : Azward Halim