Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Tahap Pembangunan Gerai, Koperasi Merah Putih Didorong Gandeng BUMDes di Kaltara

Iwan RT • Senin, 27 April 2026 | 02:39 WIB
Kepala Disperindagkop dan UKM Kaltara, Hasriyani. FOTO: IWAN K/RADAR TARAKAN
Kepala Disperindagkop dan UKM Kaltara, Hasriyani. FOTO: IWAN K/RADAR TARAKAN

TANJUNG SELOR - Program nasional koperasi merah putih yang dirancang untuk memodernisasi ekonomi pedesaan di Indonesia terus berprogres. Di Kalimantan Utara (Kaltara), ada puluhan dari 411 koperasi merah putih yang terbentuk masuk tahap percepatan pembangunan gerai. 

Sementara untuk skala usaha atau permodalannya, daerah masih menunggu, karena sistemnya langsung menggunakan dana desa (DD) yang informasinya dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) langsung menggelontorkan ke desa. 

"Jadi yang pembangunan gerai itu terpotong kalau tidak salah tiga tahun. Itu nilainya hampir Rp 2 miliar," ujar Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kaltara, Hasriyani kepada Radar Tarakan beberapa waktu lalu. 

Untuk saat ini, memang belum ada pergerakan bagaimana percepatan untuk memulai usahanya, karena masih tahapan percepatan pembangunan gerai.  "Kita masih menunggu, karena biasanya ada edaran dari pusat untuk seperti apa tindak lanjut dari itu," katanya. 

Adapun yang sudah jalan saat ini, seperti yang jadi percontohan di Tarakan saat launching awal beberapa waktu itu. Sejak di-launching Koperasi Merah Putih di daerah tersebut sudah jalan.  "Termasuk yang di Bulungan. Itu yang di Apung saya pikir juga masih tetap bergerak. Karena di Apung itu juga proses pembangunan untuk gerai," tuturnya. 

Tidak semua dari 411 Koperasi Merah Putih di Kaltara itu sudah melakukan pembangunan gerai, karena teknisnya harus benar-benar sudah klir dan posisinya juga harus strategis. Artinya, tetap melihat kondisinya juga. 

"Harapan kita BUMDes yang sudah ada, itu bisa bermitra dengan Koperasi Merah Putih yang sudah ada. Jadi dia tidak jadi seperti kompetitor, melainkan jadi mitra untuk bisa sama-sama menjalankan usaha," pungkasnya. (iwk/lim)

 

Editor : Azward Halim
#kaltara