Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

SPMB 2026, DPRD Kaltara Ingatkan Orang Tua Harus Sering-Sering Monitor Aplikasi

Iwan RT • Sabtu, 25 April 2026 | 06:23 WIB
Ketua Komisi IV DPRD Kaltara, Tamara Moriska. FOTO: IWAN K/RADAR TARAKAN
Ketua Komisi IV DPRD Kaltara, Tamara Moriska. FOTO: IWAN K/RADAR TARAKAN

TANJUNG SELOR - Adanya beberapa perubahan pada sistem penerimaan murid baru (SPMB) tahun ajaran 2026 menjadi sorotan banyak pihak, tak terkecuali dari Lembaga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara (Kaltara).

 

Ketua Komisi IV DPRD Kaltara, Tamara Moriska mengatakan, sejumlah perubahan dalam SPMB tahun ini harus benar-benar diperhatikan dan dipahami oleh orang tua dan calon murid baru. Termasuk dari pemerintah daerah juga harus lebih menyosialisasikan.

 

Pada prosesnya nanti, tentu strategi dan monitoring itu sangat penting. Artinya, para orang tua atau calon murid baru harus juga melihat potensi peluang yang bisa diambil, baik itu dari sisi domisili, tes kemampuan akademik (TKA) maupun jalur prestasi.

 

“Pelaksanaan SPMB tahun 2026 itu ada banyak hal yang barunya. Ada yang terkait dengan TKA, prestasi dan lain sebagainya. Jadi bukan semata-mata lokasi dekat saja,” ujar Tamara kepada Radar Tarakan saat dikonfirmasi, Kamis (23/4).

 

Terkait hal ini, politisi Partai Hanura tersebut berpesan kepada orang tua dan calon murid baru agar nanti pada saat pelaksanaan SPMB, harus sering-sering monitor aplikasi yang dibuat oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud). “Karena dari situ bisa terpantau, apakah calon murid baru ini dalam posisi aman, atau tergeser dan segera antisipasi sekolah lain juga (jika posisi tergeser),” pesannya.

 

Di luar dari itu, Tamara juga menegaskan agar tidak ada lagi fomo masuk sekolah favorit. Tentu ini menjadi pekerjaan rumah (PR) besar bagi pemerintah, khususnya dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara untuk jenjang SMA/SMK sederajat di Kaltara. “Jadi PR Pemprov Kaltara itu mengupayakan sarana prasarana pendidikan di Kaltara ini bisa merata,” pungkasnya. (iwk/lim)

 

Editor : Azward Halim
#kaltara