Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Diundang ke Kinabalu, Gubernur Zainal Akan Bawa UMKM Kaltara 

Iwan RT • Senin, 13 April 2026 | 09:08 WIB
EKONOMI: Salah satu lapak UMKM Kaltara pada pertemuan Pemprov Kaltara dengan Pemerintah Negeri Sabah di Tanjung Selor beberapa waktu lalu. FOTO: IWAN K/RADAR TARAKAN
EKONOMI: Salah satu lapak UMKM Kaltara pada pertemuan Pemprov Kaltara dengan Pemerintah Negeri Sabah di Tanjung Selor beberapa waktu lalu. FOTO: IWAN K/RADAR TARAKAN

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H, M.Hum, bersama dengan jajaran pemerintah daerah bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Kaltara mendapatkan undangan dari Pemerintah Negeri Sabah ke Kota Kinabalu, Malaysia.

Undangan resmi ini sebagai tindak lanjut dari kerja sama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dengan Pemerintah Negeri Sabah terkait dengan pembangunan ekonomi biru di provinsi ke-34 Indonesia ini.

Dikonfirmasi terkait hal itu, Gubernur Zainal mengatakan jika tidak ada halangan, pihaknya aka melakukan kunjungan balasan ke Kota Kinabalu pada Mei 2026 mendatang. 

“Saya optimistis kerja sama kita ini akan berjalan baik dan lancar. Nanti saat kita ke Kinabalu, kita akan bawa produk UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) Kaltara untuk kita perkenalkan di Kinabalu,” ujar Gubernur Zainal kepada Radar Tarakan beberapa waktu lalu.

Tak hanya itu, orang nomor satu di Kaltara ini juga mengatakan bahwa upaya untuk memperkenalkan produk UMKM Kaltara ini juga dilakukan di setiap tempat kunjungan dan bahkan di setiap ada kegiatan, baik di Kaltara maupun di luar Kaltara.

“Selain ada yang jual produk UMKM, kita juga selalu menggunakan hasil UMKM masyarakat Kaltara, seperti singal, batik dan lain-lain. Ini bagian dari upaya kita untuk menghidupkan dan memperkuat UMKM lokal Kaltara,” tuturnya.

Sedangkan untuk ekonomi biru yang dikerja samakan ini adalah potensi mangrove. Untuk di Kaltara, mangrove itu cukup luas, bahkan beberapa waktu lalu ada yang ditanam langsung oleh Presiden di daerah Kabupaten Tana Tidung.

“Ini ada yang di kawasan tambak masyarakat jadi masyarakat juga turun serta menjaga dan merawat mangrove ini. dan hasil tambak yang ada mangrove dan yang tidak ada, itu juga berbeda. Lebih baik yang ada mangrove-nya daripada yang tidak,” jelasnya. (iwk)

Editor : Azward Halim
#kaltara