Saat ini, di Kaltara sudah empat beberapa PLBN yang dibangun di Kaltara dengan rincian tiga di Kabupaten Nunukan yang meliputi PLBN Sebatik, PLBN Labang dan PLBN Long Midang, serta satu di Kabupaten Malinau yakni PLBN Long Nawang.
Bahkan, ada lagi satu titik yang diusulkan untuk dibangunkan PLBN di Kaltara, yakni di Sei Menggaris – Serudong. Berdasarkan kesepakatan bersama antara Pemerintah Indonesia dan Malaysia, PLBN Sei Menggaris – Serudong itu ditetapkan di titik 708.
“PLBN Sei Menggaris – Serudong itu sudah dibahas di tingkat pusat, ditangani melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Ini kita mau buat sepaket dengan PLBN Sebatik – Tawau,” ujar Datu Iqro Ramadhan, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Provinsi (Setprov) Kaltara kepada Radar Tarakan, Ahad (11/1).
Datu Iqro mengatakan, saat ini PLBN Sebatik itu sudah klir atau sudah siap. Kendalanya yang di sisi Tawau, Malaysia yang saat ini belum siap. Akan tetapi, berdasarkan komunikasi terakhir yang dilakukan, komitmen untuk sama-sama memproses.
“Untuk yang di Sebatik ini, kasusnya baru di Sebatik yang siap, untuk di Tawau belum siap. Insha Allah itu diproses, karena permintaan kita terakhir itu kita sama-sama proses untuk Sebatik – Tawau dan Sei Menggaris – Serudong,” tuturnya.
Artinya, begitu nanti PLBN Sei Menggaris – Serudong di buka, PLBN Sebatik – Tawau juga buka. Intinya ini sudah disepakati, sekarang tinggal bangun pintu gerbang untuk PLBN-nya, karena untuk akses jalan daratnya sudah tembus, baik ke Indonesia maupun ke Malaysia.
“Cuma kita maunya satu paket, Sebatik – Tawau Buka, Sei Menggaris – Serudong juga buka,” pungkasnya. (iwk/lim)
Editor : Azward Halim