KASAT Lantas Polresta Balikpapan, Kompol Ropiyani menyebut, pengemudi yang menabrak pengendara sepeda motor di sekitar Perumahan Bukit Damai Sentosa (BDS), Senin (21/10) pukul 16.30 Wita merupakan pelaku curanmor yang sudah ditetapkan tersangka.
“Sudah ditahan. Inisial WS (22). Yang bersangkutan mencoba kabur saat hendak dilakukan penangkapan, kemudian menabrak motor korban. Pengendara motor bapak, ibu dan anak usia empat tahun, terseret sekitar 400 meter. Setelah jalani perawatan, malam harinya anak meninggal. Kedua orangtuanya shock, mengalami luka ringan,” jawab Ropiyani, Selasa (22/10).
Saat ini tersangka warga Telagasari itu ditahan dan menjalani pemeriksaan di Mapolresta Balikpapan, berikut barang bukti mobil Daihatsu Xenia putih KT 1494 VF yang dikemudikannya.
Polisi juga belum menyimpulkan keterlibatan kejahatan yang dilakukan WS. “Masih diperiksa, nanti kami informasikan lagi lebih lanjut,” ujar Kasi Humas Polresta Balikpapan, Ipda Sangidun.
Ropiyani menambahkan, sebelum kecelakaan, mobil Xenia tersebut melaju dari traffic light Jalan Beler menuju MT Haryono.
Namun, pengemudi tiba-tiba berbelok ke arah BDS dan menabrak sepeda motor yang berhenti di lampu merah.
“Tersangka sempat mencoba melarikan diri, namun berhasil ditangkap di sebuah warung di kawasan Lamaru, Balikpapan Timur, setelah dikejar oleh warga dan polisi,” urainya.
Vdeo yang merekam tabrak lari ini viral di masyarakat Balikpapan pada Senin (21/10). Dalam rekaman mobil putih tampak mengebut di Jalan Letjend Zaini Azhar Maulani, mulai simpang lampu merah ke arah Perumahan Bukit Damai Sentosa (BDS)
Tampak beberapa pengendara sepeda motor mengejar mobil putih tersebut sambil membunyikan klakson dan berteriak untuk berhenti. Bahkan mobil tersebut sempat melewati mobil patroli kepolisian.
Saat di tanjakan, mobil mencoba menyalip sebuah kendaraan dan terlihat korban yang terjatuh di jalan usai terseret.
Hal ini pun semakin membuat pengendara semakin mengejar mobil tersebut. Selang beberapa lama video menunjukkan mobil putih tersebut sudah di berada di pinggir jalan dan langsung menjadi sasaran amuk massa. (ms/jnr)
Editor : Azwar Halim