TANJUNG SELOR – Sekda Bulungan, Ir. H. Risdianto, resmi dikukuhkan sebagai Ketua Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) Komisariat Wilayah (Komwil) Kaltara periode 2025–2028. Pengukuhan yang berlangsung di Aula Benuanta, Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bulungan, Kamis (15/10).
Risdianto mengatakan, pembentukan kepengurusan ini merupakan tindak lanjut hasil musyawarah Forsesdasi Komwil Kaltara yang digelar di Malinau pada Juli 2025. “Amanah ini bukan sekadar kehormatan, melainkan tanggung jawab besar yang menuntut integritas, komitmen serta kolaborasi kuat dari seluruh Sekda kabupaten/kota se-Kaltara,”kata Risdianto kepada Radar Kaltara, Kamis (15/10).
Risdianto berharap Forsesdasi menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi antar sekda, menyelaraskan kebijakan, serta mendorong tata kelola pemerintahan yang efektif, profesional, dan berintegritas. “Komunikasi dan kerja sama lintas daerah diperlukan agar pelaksanaan kebijakan pemerintah dapat berjalan selaras dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti posisi strategis sekda dalam mengoordinasikan perangkat daerah untuk menerjemahkan kebijakan kepala daerah ke dalam program kerja. Peran tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus menjaga akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan. Di sisi lain, Risdianto mengingatkan adanya tantangan ekonomi regional yang berpotensi memengaruhi besaran transfer anggaran ke daerah pada tahun mendatang. Kondisi tersebut menuntut pemerintah kabupaten/kota di Kaltara memperkuat koordinasi serta mencari solusi bersama agar program prioritas dan pelayanan masyarakat tetap berjalan optimal.
“Forsesdasi diharapkan menjadi ruang nyata untuk bertukar praktik baik (best practices) serta merumuskan solusi konkret dalam menghadapi dinamika ekonomi dan keterbatasan fiskal daerah,” katanya.
Salah satu peluang kerja sama yang disorot ialah memperluas pemasaran produk lokal antar daerah. Risdianto menilai, sinergi tersebut dapat membantu menjaga stabilitas harga dan inflasi sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi daerah. “Kita bisa membangun sinergi untuk bekerja sama antardaerah di Kalimantan Utara, misalnya melalui ekspansi produk lokal guna menjaga tingkat inflasi serta menciptakan kemandirian ekonomi daerah,” tuturnya.
Selain memperkuat kerja sama regional, ia berharap Forsesdasi Komwil Kaltara mampu menyusun rekomendasi strategis bagi pusat. Rekomendasi tersebut diharapkan mendukung efektivitas otonomi daerah, memperkuat kualitas birokrasi, dan mendorong penyelenggaraan pemerintahan yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Risdianto menegaskan, kolaborasi seluruh sekda menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan pembangunan dan fiskal di Kaltara.
“Melalui Forsesdasi, kita berharap koordinasi semakin kuat, solusi antardaerah dapat dirumuskan bersama dan kualitas tata kelola pemerintahan terus meningkat,” pungkasnya. (jai)
Editor : Azward Halim