TANJUNG SELOR – Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat terus diperkuat di Bulungan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulungan bekerja sama dengan Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bulungan dan PT Pesona Khatulistiwa Nusantara menggelar pelatihan dan asesmen 25 keterampilan dasar kader posyandu bidang kesehatan di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Apung, Kecamatan Tanjung Selor, Bulungan, Kamis (15/10).
Ketua TP PKK Bulungan, Sri Nurhandayani mengatakan, peningkatan keterampilan kader menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan kesehatan dasar di tengah masyarakat. Pelatihan dan asesmen ini diharapkan membantu kader meningkatkan kemampuan agar pelayanan Posyandu semakin berkualitas dan sesuai standar.
“Pelatihan 25 keterampilan dasar ini ditujukan untuk memperkuat kemampuan kader dalam memberikan pelayanan kepada berbagai kelompok masyarakat, mulai dari ibu hamil, ibu menyusui, bayi, balita, remaja, usia produktif hingga lanjut usia,” kata Sri kepada Radar Kaltara, Kamis (15/10).
Dengan peningkatan kompetensi, kader diharapkan dapat menjalankan peran secara optimal dalam mendukung kesehatan masyarakat di tingkat desa. Selain pelatihan, asesmen dilakukan untuk mengukur penguasaan kader terhadap keterampilan yang telah dipelajari. “Proses ini menjadi bagian dari evaluasi agar kader tidak hanya memahami materi, tetapi juga mampu menerapkannya dalam pelayanan Posyandu sehari-hari,” ungkapnya.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Sri didampingi Kepala Desa (Kades) Apung dan mitra strategis bidang kesehatan menyerahkan bantuan peralatan Posyandu untuk Desa Apung dan Desa Tengkapak. Bantuan ini diharapkan mendukung kesiapan sarana pelayanan sekaligus membantu kader menjalankan tugasnya secara lebih efektif.
“Kolaborasi antar Dinas Kesehatan, TP PKK dan PT Pesona Khatulistiwa Nusantara menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap peningkatan kapasitas kader dan sarana pelayanan kesehatan masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan berlanjut agar Posyandu semakin mampu menjawab kebutuhan kesehatan warga di berbagai kelompok usia,” ujarnya.
Melalui pelatihan, asesmen dan penyerahan bantuan peralatan tersebut, peningkatan kualitas kader diharapkan berjalan beriringan dengan penguatan fasilitas pelayanan. “Pelatihan dan asesmen ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan kader dalam memberikan pelayanan Posyandu yang lebih berkualitas, tepat dan sesuai standar,” pungkasnya. (jai)
Editor : Azward Halim