TANJUNG SELOR – Satu unit rumah milik Suhandi (50), di Jalan Bilulung RT 034, Desa Jelarai Selor, Kecamatan Tanjung Selor, Bulungan, terbakar pada, Kamis (15/10) pagi. Kebakaran yang diduga berasal dari stopkontak pengisi daya telepon seluler (HP) di kamar anak pemilik rumah itu mengakibatkan kerugian materiel ditaksir mencapai Rp 400 juta.
Ps. Kasubsi PIDM Sihumas Polresta Bulungan, Aipda Hadi Purnomo menjelaskan, kebakaran diketahui sekitar pukul 08.20 Wita setelah saksi Hijrah melihat api muncul dari dalam kamarnya. “Api kemudian menjalar keluar melalui jendela, menyambar dinding papan, lalu merambat hingga ke bagian atap rumah,” kata Hadi kepada Radar Kaltara, Kamis (15/10).
Saat kebakaran terjadi, Suhandi sedang memperbaiki pintu samping rumah. Sementara itu, istrinya, Septi, berada di bagian belakang rumah untuk memasak. “Mengetahui adanya api, Hijrah langsung berteriak meminta pertolongan agar kebakaran segera ditangani,” ungkapnya.
Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 08.40 Wita dan langsung melakukan upaya pemadaman. Proses tersebut turut dibantu personel Brimob Polda Kaltara, Polresta Bulungan, serta masyarakat setempat.
“Petugas gabungan bersama warga melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan,” ujarnya.
Setelah sekitar satu jam melakukan penanganan sejak kedatangan petugas, api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 09.40 Wita. Meski demikian, kebakaran menyebabkan kerugian materiel yang diperkirakan mencapai Rp 400 juta.
“Berdasarkan keterangan pemilik rumah, kerugian akibat kejadian ini ditaksir sekitar Rp400 juta,” kata Hadi.
Terkait penyebab kebakaran, Suhandi menerangkan api diduga berasal dari stopkontak pengisi daya HP yang berada di kamar Hijrah. Dugaan tersebut didasarkan pada keterangan pemilik rumah dan masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.
“Api diduga berasal dari stopkontak pengisi daya HP di kamar anak pemilik rumah,” pungkasnya. (jai)
Editor : Azward Halim