Ziarah Makam Sultan Bulungan, Syarwani Ajak Generasi Muda Jaga Warisan Sejarah

Taslee • Dipublikasikan Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:36 WIB
ZIARAH ; Bupati Bulungan Syarwani bersama pejabat teras Pemkab Bulungan melakukan ziarah makam kesultanan.
(Taslee/Radar Tarakan)
ZIARAH ; Bupati Bulungan Syarwani bersama pejabat teras Pemkab Bulungan melakukan ziarah makam kesultanan. (Taslee/Radar Tarakan)

 

TANJUNG SELOR– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan menggelar prosesi tahlil jamak dan ziarah makam para Sultan beserta kerabat Kesultanan Bulungan di kompleks Masjid Sultan Maulana Muhammad Kasimuddin, Tanjung Palas, akhir pekan tadi.

Kegiatan ini menjadi bagian dari tradisi tahunan dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Tanjung Selor ke-236 dan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Bulungan ke-66.

Prosesi tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk mendoakan para leluhur, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah dan perjalanan panjang kepemimpinan Kesultanan Bulungan dalam membangun peradaban di wilayah tersebut.

Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd., M.Si., mengatakan, ziarah makam para Sultan merupakan agenda penting untuk mengenang jasa dan pengabdian para pemimpin terdahulu yang telah memberikan kontribusi bagi daerah.

Menurutnya, peringatan hari jadi daerah tidak semata-mata menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga harus dimaknai sebagai kesempatan untuk mengenang sejarah, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan rasa syukur atas perjalanan pembangunan Kabupaten Bulungan hingga saat ini.

“Hari ini kita mengagendakan ziarah sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan kepada orang tua kita, para Sultan yang pernah memimpin Kabupaten Bulungan.

Ini momentum untuk bersilaturahmi sekaligus mendoakan para leluhur yang telah mengabdikan dirinya,” ujar Syarwani usai kegiatan.

Ia menambahkan, keberadaan para pemimpin terdahulu merupakan bagian penting dari perjalanan sejarah Bulungan.

Nilai-nilai pengabdian, kebersamaan, dan tanggung jawab yang diwariskan para leluhur diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam melanjutkan pembangunan daerah.

Syarwani juga menegaskan bahwa Masjid Sultan Maulana Muhammad Kasimuddin memiliki nilai historis yang erat kaitannya dengan perjalanan peradaban Kesultanan Bulungan.

Karena itu, keberadaan kompleks masjid dan makam para Sultan perlu terus dijaga sebagai bagian dari warisan sejarah dan budaya daerah.

Dalam prosesi ziarah tersebut, rombongan Pemkab Bulungan bersama para peserta memanjatkan doa untuk sejumlah tokoh sejarah Kesultanan Bulungan, di antaranya Sultan Maulana Muhammad Kasimuddin, Sultan Maulana Muhammad Jalaluddin, Datuk Perdana, dan Datuk Mansur.

Melalui tahlil dan doa bersama, Pemkab Bulungan berharap para Sultan, tokoh sejarah, serta para leluhur yang telah berjasa bagi daerah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk menghargai perjuangan generasi terdahulu yang telah meletakkan fondasi bagi kehidupan sosial dan pemerintahan di Bulungan.

Syarwani berharap tradisi ziarah makam tersebut dapat terus dipertahankan dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Menurutnya, menjaga tradisi bukan hanya tentang melaksanakan kegiatan secara rutin, tetapi juga memastikan nilai sejarah dan penghormatan terhadap para pendahulu tetap hidup di tengah masyarakat.

“Mudah-mudahan ini menjadi warisan tradisi yang terus dilanjutkan oleh siapapun yang akan meneruskan pembangunan di Kabupaten Bulungan. Ini bagian dari komitmen dan penghormatan kita,” tegasnya.

Ia menambahkan, semangat mengenang sejarah hendaknya berjalan seiring dengan komitmen untuk membangun Bulungan menjadi daerah yang semakin maju dan sejahtera.

Dengan memahami perjalanan masa lalu, generasi penerus diharapkan mampu menjaga identitas daerah sekaligus menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa mendatang.

Sementara itu, rangkaian peringatan HUT Kabupaten Bulungan ke-66 dan Hari Jadi Kota Tanjung Selor ke-236 dijadwalkan mencapai puncaknya melalui upacara bendera pada Senin (12/10) di Kebun Raya Bundayati, Tanjung Selor.(*)

 

Editor : Sophian Hadi
Syarwani pemkab bulungan Bupati Bulungan