TANJUNG SELOR – Personel gabungan mengamankan seorang pria berinisial ASL yang diduga mengedarkan narkotika jenis sabu dalam penindakan operasi sarang narkoba di Jalan H. Maskur, Tanjung Selor, Bulungan, Sabtu (10/10). Dari lokasi tersebut, petugas menyita 22 bungkus plastik bening yang diduga berisi sabu serta uang tunai Rp 7 juta dan dua unit handphone.
Ps. Kasubsi PIDM Sihumas Polresta Bulungan, Aipda Hadi Purnomo mengatakan, operasi sarang narkoba ini melibatkan personel Satresnarkoba, Satlantas, Satsamapta, Kodim 0903/Bulungan dan BNNP Kaltara. “Operasi sarang narkoba ini untuk menindak dugaan peredaran narkotika sekaligus mengedukasi masyarakat agar menjauhi narkoba,”kata Hadi kepada Radar Kaltara, Sabtu (10/10).
Dalam penindakan tersebut, petugas mengamankan ASL yang diduga terlibat dalam peredaran sabu. Barang bukti yang disita meliputi 22 bungkus plastik bening yang diduga berisi sabu, dua bungkus plastik bening berukuran sedang serta satu kotak nasi berbahan karton berwarna cokelat. “Barang bukti tersebut telah diamankan untuk kepentingan penanganan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku,” jelasnya.
Selain itu, petugas turut menyita uang tunai sebesar Rp 7 juta yang terdiri atas pecahan Rp 100 ribu, satu unit telepon genggam merek Vivo dan satu unit telepon genggam merek Infinix berwarna hitam. Seluruh barang bukti tersebut menjadi bagian dari pendalaman terhadap dugaan tindak pidana narkotika yang ditangani kepolisian. Hadi menambahkan, personel gabungan juga memberikan imbauan kepada keluarga terduga dan masyarakat di sekitar lokasi agar menjauhi narkotika serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi peredaran barang terlarang tersebut.
“Kami mengajak masyarakat untuk tidak terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkotika dan segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan,” katanya.
Polresta Bulungan berharap keterlibatan masyarakat dapat memperkuat upaya pemberantasan narkotika di wilayah Kabupaten Bulungan. Sinergi antara kepolisian, TNI, BNNP Kaltara, dan masyarakat dinilai penting untuk mencegah peredaran narkoba serta menjaga lingkungan tetap aman.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat bersama-sama memerangi narkoba dan memberikan informasi kepada petugas apabila mengetahui adanya dugaan peredaran narkotika,” pungkasnya. (jai)
Editor : Azward Halim