Kawal Kualitas Infrastruktur, Wabup Bulungan Pantau Proyek Jalan Seriang-Peso

Taslee • Dipublikasikan Sabtu, 10 Oktober 2026 | 14:54 WIB
MONITORING : Wabup Bulungan, Kilat memantau progres pembangunan jalan di Peso.
(Taslee/Radar Tarakan)
MONITORING : Wabup Bulungan, Kilat memantau progres pembangunan jalan di Peso. (Taslee/Radar Tarakan)

 

TANJUNG SELOR – Wakil Bupati Bulungan Kilat, A.Md., turun langsung memantau sejumlah proyek pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bulungan.

Monitoring dan evaluasi (monev) tersebut dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai perencanaan, memenuhi standar teknis, serta memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Monev dilaksanakan pada Selasa (6/10/2026), dengan didampingi sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) teknis, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Bulungan.

Salah satu proyek yang menjadi perhatian Kilat adalah pembangunan ruas Jalan Seriang-Peso di kawasan Bukit Ilanun.

Pada ruas tersebut, pekerjaan yang sedang berlangsung memiliki panjang sekitar 1,5 kilometer dengan progres mencapai sekitar 15 persen.

Dalam peninjauan tersebut, Kilat tidak hanya melihat perkembangan fisik pekerjaan.

Ia juga berdialog langsung dengan konsultan dan kontraktor untuk mengetahui kondisi serta perkembangan proyek di lapangan.

Menurut Kilat, pemantauan secara langsung diperlukan agar pemerintah daerah mengetahui kondisi riil pembangunan sekaligus memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai ketentuan dan target yang telah ditetapkan.

Ia menekankan kepada pihak pelaksana agar tidak hanya berorientasi pada percepatan penyelesaian pekerjaan, tetapi juga memberikan perhatian serius terhadap kualitas dan aspek teknis pembangunan.

“Yang paling penting kualitas pekerjaan tetap diperhatikan. Kalau ada kendala di lapangan, segera disampaikan dan dicarikan solusi, jangan sampai dibiarkan sehingga menghambat pekerjaan,” pesan Kilat.

Ia meminta konsultan maupun kontraktor memastikan seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan secara cermat dan sesuai spesifikasi teknis. Pengawasan secara konsisten juga dinilai penting untuk memastikan hasil pembangunan berkualitas baik dan dapat bertahan dalam jangka panjang.

Selain mengecek progres fisik, Kilat turut menggali berbagai kendala yang mungkin dihadapi selama proses pembangunan.

Langkah ini dilakukan agar persoalan yang muncul dapat segera diidentifikasi dan dicarikan solusi bersama sebelum berkembang menjadi hambatan yang lebih besar.

“Koordinasi antara pemerintah daerah, OPD teknis, konsultan, dan kontraktor harus terus dilakukan. Kalau ada persoalan, jangan menunggu sampai menjadi masalah besar,” ujarnya.

Kilat menegaskan, keberhasilan pembangunan infrastruktur tidak semata-mata diukur dari kecepatan penyelesaian proyek.

Lebih dari itu, pemerintah daerah berkepentingan memastikan setiap anggaran yang digunakan menghasilkan infrastruktur berkualitas dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, keberadaan jalan yang baik berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, membuka akses antarwilayah, serta menunjang aktivitas ekonomi dan pelayanan publik.

Karena itu, ia meminta seluruh pihak yang terlibat dalam proyek pembangunan untuk menjaga komitmen terhadap kualitas, memperhatikan aspek keselamatan dan teknis, serta melaksanakan pekerjaan sesuai ketentuan yang berlaku.

Monev tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemkab Bulungan dalam mengawal pembangunan daerah, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan. Melalui pemantauan langsung, pemerintah dapat mengetahui perkembangan pekerjaan, mengevaluasi kesesuaiannya dengan rencana, sekaligus mengantisipasi berbagai persoalan sejak dini.

“Jangan hanya melihat pekerjaan selesai, tetapi bagaimana hasilnya benar-benar baik dan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegas Kilat. (*)

Editor : Sophian Hadi
Pemkab Buoungan Wabup Kulat infrastruktur Monev