Pemkab Bulungan Targetkan Bukit Ilanun Rampung Sebelum Natal

Fijai RT • Dipublikasikan Jumat, 9 Oktober 2026 | 16:15 WIB
INFRASTRUKTUR JALAN : Penanganan ruas jalan Kecamatan Tanjung Selor menuju Kecamatan Peso.
INFRASTRUKTUR JALAN : Penanganan ruas jalan Kecamatan Tanjung Selor menuju Kecamatan Peso.

TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan terus mengintervensi penanganan ruas jalan dari Desa Gunung Seriang, Kecamatan Kecamatan Tanjung Selor menuju Kecamatan Peso sepanjang 120 kilometer (km). Salah satu titik prioritas berada di kawasan Bukit Ilanun yang ditargetkan rampung ditingkatkan sebelum Natal 2026.

Bupati Bulungan, Syarwani mengatakan, penanganan ruas Gunung Seriang-Peso membutuhkan perencanaan dan pelaksanaan secara bertahap. Panjang jalan serta kondisi geografis menjadi tantangan tersendiri dalam mempercepat peningkatan infrastruktur di wilayah pedalaman. “Penanganan jalan ini tidak bisa dilakukan sekaligus. Kita akan lakukan secara bertahap, dengan mempertimbangkan kebutuhan dan kemampuan anggaran daerah,”kata Syarwani kepada Radar Kaltara, Jumat (9/10).

Menurunya, ruas jalan sepanjang 120 km tersebut juga melintasi lebih dari 30 jembatan yang membutuhkan perhatian. Kondisi itu membuat penanganan infrastruktur harus disesuaikan dengan tingkat kerusakan, kebutuhan masyarakat serta prioritas pembangunan daerah.
“Yang menjadi perhatian bukan hanya badan jalan, tetapi juga jembatan yang menjadi bagian penting dari konektivitas masyarakat,” jelasnya.

Meski menghadapi berbagai tantangan, Pemda Bulungan memastikan peningkatan infrastruktur tetap menjadi bagian dari agenda pembangunan daerah. Kawasan Bukit Ilanun menjadi salah satu titik yang mendapat perhatian, dengan target pekerjaan peningkatan jalan selesai sebelum Natal 2026.
“Kami terus melakukan intervensi sesuai dengan prioritas pembangunan agar penanganan jalan ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Syarwani menambahkan, kondisi jalan yang lebih baik akan mendukung mobilitas warga, memperlancar distribusi barang, serta meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan pendidikan dan kesehatan. Infrastruktur yang memadai juga diharapkan mampu mendorong aktivitas ekonomi, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di kawasan pedalaman. “Pembangunan jalan memiliki peran strategis karena berkaitan langsung dengan aktivitas dan kebutuhan sehari-hari masyarakat,” ungkapnya.

Pemda Bulungan pun menegaskan komitmen untuk melanjutkan penanganan infrastruktur secara bertahap, termasuk di desa-desa yang menghadapi tantangan geografis dan keterbatasan akses. Pemerintah daerah berharap peningkatan konektivitas dapat memperkecil kesenjangan akses antar wilayah serta memperluas manfaat pembangunan. “Yang penting pemerintah hadir dan terus melakukan intervensi sesuai dengan kemampuan dan prioritas pembangunan,” pungkasnya. (jai)

 

Editor : Azward Halim
Bupati Bulungan Syarwani pemkab bulungan