TANJUNG SELOR – Satu unit rumah warga di RT 002, Desa Teras Nawang, Kecamatan Tanjung Palas, Bulungan, terbakar pada Minggu (4/10) sekitar pukul 10.30 Wita. Kebakaran yang menghanguskan rumah milik Ayub Madan (62), tersebut diduga dipicu korsleting listrik.
Kapolsek Tanjung Palas Iptu Ari Siswoyo mengatakan, api pertama kali diketahui setelah salah seorang penghuni rumah mendengar suara kayu jatuh dan suara api dari luar kamar. “Saat itu saksi langsung keluar kamar dan mengetahui sumber suara berasal dari kamar orang tuanya. Ketika masuk, plafon kamar sudah terbakar,” kata Ari kepada Radar Kaltara, Minggu (4/10).
Saksi Yopi, 32, kemudian berupaya memadamkan api seorang diri. Namun, api dengan cepat merambat sehingga ia meminta bantuan warga dan tetangga untuk melakukan pemadaman. “Karena kondisi api cepat menyebar, saksi meminta bantuan warga dan tetangga untuk membantu memadamkan api,” ujarnya.
Rumah yang terbakar diketahui merupakan bangunan berbahan kayu. Kondisi tersebut membuat api cepat menyebar hingga akhirnya menghanguskan satu unit rumah. “Bangunan rumah terbuat dari kayu sehingga api cepat menyebar,” jelas Ari.
Warga Desa Teras Nawang kemudian bergotong royong memadamkan kobaran api. Setelah berjibaku selama sekitar dua setengah jam, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.00 Wita. “Api dapat dipadamkan sekitar pukul 13.00 Wita dengan bantuan warga Desa Teras Nawang,” ungkapnya.
Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun, kerugian materiel akibat kebakaran hingga kini belum dapat diperkirakan. Sejumlah barang berhasil diselamatkan, di antaranya dua unit sofa dan dokumen-dokumen penting. “Korban jiwa nihil dan untuk kerugian materiel masih belum dapat diperkirakan,” kata Ari.
Dari pemeriksaan awal, polisi memperkirakan sumber api berasal dari korsleting listrik. Meski demikian, kepolisian masih melakukan pendataan serta meminta keterangan saksi untuk memastikan penyebab kebakaran. “Untuk sementara penyebab api diperkirakan berasal dari korsleting listrik,” ujarnya.
Polsek Tanjung Palas juga berkoordinasi dengan Pemdes Teras Nawang terkait penanganan pascakebakaran. Warga dijadwalkan melakukan gotong royong membersihkan puing-puing rumah pada Senin (5/10) pagi. “Kami melakukan pendataan korban, meminta keterangan saksi dan berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk penanganan selanjutnya,” pungkasnya. (jai)
Editor : Azward Halim